Bertambah 2 Jenazah, Korban Semeru 45 Orang

Irwan mengatakan tercatat 9 orang masih dinyatakan hilang dan 19 orang mengalami luka berat, kemudian 19 luka ringan.
SHARE
Bertambah 2 Jenazah, Korban Semeru 45 Orang
SOLOPOS.COM - Petugas kepolisian bersama anjing pelacak melintas di jalur material guguran awan panas Gunung Semeru di Curah Koboan, Pronojiwo, Jawa Timur, Kamis (9/12/2021). Pencarian korban guguran awan panas Gunung Semeru difokuskan di sejumlah titik di antaranya Kajar Kuning, Sumber Wuluh, Curah Koboan dan Pronojiwo. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp.

Solopos.com, JAKARTA — Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Kol inf Irwan Subekti melaporkan hingga hari ketujuh pascaerupsi Gunung Semeru tercatat sebanyak 45 orang meninggal dunia. Dan 9 orang masih dinyatakan hilang.

“Dampak awan panas dan guguran di Gunung Semeru, bahwasanya hari ini adalah hari yang ketujuh proses pencarian dan evakuasi dampak awan panas dan guguran Gunung Semeru. Sampai dengan hari ketujuh ini, yang bisa kami laporkan bahwasanya untuk total korban yang meninggal dunia sampai dengan saat ini adalah 45 orang. Jadi hari ini ada 2 tambahan lagi, hari ini ditemukan jenazah lagi sehingga total 45 korban jiwa,” ungkap Irwan dalam konferensi pers secara virtual seperti dikutip Okezone, Jumat (10/12/2021).

PromosiBPJS Ketenagakerjaan Klaim Bikin Masyarakat Makin Aman, Yakin?

Selain itu, Irwan mengatakan tercatat 9 orang masih dinyatakan hilang dan 19 orang mengalami luka berat, kemudian 19 luka ringan.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca Juga: Pakar Vulkanologi: Bencana di Lumajang Bukan Karena Erupsi Semeru 

“Kemudian, untuk orang hilang sampai dengan saat ini tercatat 9 orang yang hilang. Kemudian 19 luka berat, kemudian 19 luka ringan. 19 luka ringan ini adalah saudara-saudara kita yang luka bakar ringan diikuti oleh penyakit yang lainnya seperti di luar luka bakar,” paparnya.

“Kemudian untuk pengungsi, jumlahnya adalah 6.573 pengungsi,” tambah Irwan.

Irwan mengatakan saat ini tercatat 2.970 unit rumah rusak akibat erupsi Gunung Semeru.

“Sementara untuk kerugian materiil sampai dengan saat ini sejumlah 2.970 unit rumah. Kemudian 33 unit fasum yang salah satu di antaranya sampai saat ini adalah khususnya di Gladak Perak,” pungkasnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago