Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Berikut Ini Deretan Motif Batik Khas Madiun, Ada Songsong hingga Porang

Berikut ini berbagai motif batik khas Madiun yang menarik.
SHARE
Berikut Ini Deretan Motif Batik Khas Madiun, Ada Songsong hingga Porang
SOLOPOS.COM - Seorang pembatik Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Siti Mukaromah, 51, membatik song song, Rabu (2/10/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN — Batik saat ini menjadi salah satu identitas nasional yang dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. Berbagai motif yang didasarkan pada identitas daerah dimunculkan. Begitu juga di Madiun, Jawa Timur, juga ada beberapa motif batik khas.

Batik sendiri sudah mendapat pengakuan secara internasional dan secara resmi diakui UNESCO pada 2009 sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Geliat pengembangan dan pelestarian batik juga terlihat di berbagai daerah, termasuk di Madiun. Muncul perajin batik dari Madiun yang mengkreasikan potensi lokal menjadi motif batik.

Berikut ini berbagai motif batik khas Madiun:

  1. Motif Batik Keris

Motif batik keris ini menjadi salah satu motif khas Madiun. Motif ini didapatkan dari hasil perlombaan yang diselenggarakan pada 2002. Motif batik keris ini mengambil inspirasi dari Keris Tundhung Madiun yang merupakan warisan budaya saat babad Madiun.

Baca Juga: Siswa SD di Malang Dianiaya Kakak Kelas, Ortu: Anak Saya Alami Muntah & Kejang

Keris juga menjadi pusaka warisan kebudayaan Madiun yang merupakan senjata pahlawan wanita Madiun yaitu Raden Ayu Retno Dumilah.

Keris yang menjadi motif batik ini digambarkan secara utuh dan divariasikan dengan berbagai ragam hiasan, seperti selendang dan tombak, bunga melati, geometris berupa matahari, dan motif bunga.

  1. Motif Batik Porang

Motif batik khas Madiun selanjutnya porang. Motif batik porang, serat jati, dan serat sengon ini muncul pada 2009. Porang merupakan tumbungan hasil hutan dan perkebunan yang ada di wilayah Madiun. Tumbuhan hasil perkebunan ini yang menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan motif batik. Ini juga menjadi penguat identitas bahwa Madiun adalah penghasil porang terbaik, karena selama ini porang dari Madiun telah dieskpor ke berbagai negara.

Baca Juga: Miliki Alam Indah, Wagub Jatim Ajak Warga Soloraya Berwisata ke Madiun Raya

  1. Motif Batik Pecel

Berbicara soal Madiun, tentu tidak lepas dari kuliner khasnya, yakni pecel. Kuliner yang telah melambungkan nama Madiun ini kemudian menginspirasi perajin batik dari Kota Madiun, Sri Murniati, untuk membuat motif batik pecel.

Mengenai wujud kreasi motif itu seperti ada daun pepaya, daun ketela, cabai, kembang turi, butiran nasi, dan bagian lain pecel dipadupadankan mejadi motif batik yang indah.

  1. Motif Batik Seger Arum

Motif batik khas Madiun selanjutnya adalah seger arum. Motif batik yang terinspirasi dari kekayaan alam Madiun adalah motif bernama Seger Arum. Motif ini juga diciptakan Sri Murniati.

Baca Juga: Tagana Madiun Bikin 100 Kg Sambal Pecel untuk Dikirim ke Korban Gempa Cianjur

Penjelasan dari motif batik Seger Arum ini, kata seger diambil dari hasil bumi Madiun yang dulu sangat diunggulkan yaitu jeruk Nambangan. Namun, jeruk itu kini justru sulit didapatkan karena minimnya lahan.

Sedangkan kata arum terinspirasi dari keris Tundhung Madiun. Pada keris tersebut selalu dililit bunga melati yang dironce dan menyebarkan bau harum.

  1. Motif Batik Songsong

Motif batik khas Madiun selanjutnya adalah motif songsong. Motif batik ini menjadi ciri khas bagi masyarakat di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan. Motif batik songsong ini telah ada sejak puluhan tahun silam.

Songsong merupakan salah satu benda bersejarah dalam kearifan lokal di Desa Sewulan. Dalam sejarahnya, songsong ini menjadi awal berdirinya Desa Sewulan. Singkat cerita, Kiai Ageng Basyariyah, pendiri desa setempat, diminta untuk mencari songsong oleh gurunya.

Baca Juga: Viral! Terobos Masuk ke Wisata Bromo, Rombongan Mobil Rubicon Diadang Petugas

Hingga akhirnya Kiai Basyariyah menemukan songsong ini di tengah hutan yang saat ini menjadi Desa Sewulan. Songsong ini kemudian dijadikan motif batik khas Sewulan.

Demikian motif batik khas yang ada di Madiun. Selain lima motif tersebut, sebenarnya masih ada banyak lagi motif batik yang menjadi ciri khas Madiun.




Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode