Berdalih Depresi, WNA di Magelang Simpan Puluhan Pil Psikotropika

Seorang warga negara asing atau WNA di Kabupaten Magelang ditangkap polisi karena menyimpan puluhan pil jenis psikotropika.
Berdalih Depresi, WNA di Magelang Simpan Puluhan Pil Psikotropika
SOLOPOS.COM - Kapolres Magelang, AKBP Muchammad Sajarod Zakun, menunjukkan puluhan butir pil jenis psikotropika yang didapat dari WNA di Magelang di kantornya, Rabu (1/12/2021). (Istimewa/Polres Magelang)

Solopos.com, MAGELANG — Seorang warga negara asing (WNA) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), harus berurusan dengan aparat penegak hukum. WNA berinisial RWSS itu ditangkap karena kedapatan menyimpan puluhan pil psikotropika yang dibeli secara online.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan pil psikotropika oleh seorang WNA itu terungkap dari adanya informasi masyarakat. Sebelumnya, ada laporan jika RWSS menerima paket yang mencurigakan pada Jumat (26/11/2021). Polisi pun langsung melakukan pengeledahan di rumah RWSS yang terletak di Dusun Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang, AKBP Muchammad Sajarod Zakun, mengatakan dari hasil penggeledahan di rumah WNA tersebut polisi menemukan puluhan pil yang masuk golongan psikotropika. Pil yang disimpan WNA di Magelang itu antara lain sembilan lembar pil jenis Mersi Valdimex 5 Diazepam 5 Mg, dengan total mencapai 90 butir dan 4 lembar Riklona 2 Clonazepam 2 MG dengan total mencapai 40 butir.

Baca juga: Indonesia Melarang Masuk WNA dari 11 Negara Ini Mulai 30 November

“Dari keterangan tersangka, ia mendapat barang-barang itu secara online. Kami masih mendalaminya juga,” ujar Kapolres Magelang, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Dari hasil pemeriksaan, WNA itu tidak mengaku mengonsumsi obat-obat psikotropika itu karena masalah kesehatan. Ia mengaku mengalami depresi, insomnia, dan paranoid. Ia juga mengaku tidak mengetahui hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga membeli obat-obatan tersebut tanpa resep dokter atau izin dari pihak yang berwenang.

Kendati demikian, WNA tersebut tetap dinyatakan melakukan pelanggaran hukum karena menyalahgunakan obat-obatan terlarang jenis psikotropika. Ia pun dijerat Pasal 62 UU No.5/1997 tentang Psikotropika.

Baca juga: Hendak Jual 50 Pil Psikotropika, Pemuda Sidoharjo Sragen Diringkus Polisi di Tepi Jalan

“Ancaman hukumannya penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp100 juta,” imbuh Kapolres Magelang.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago