Bengkel Motor di Bayat Klaten Terbakar, 4 Sertifikat Tanah Ikut Ludes

Kios bengkel motor milik warga Desa Talang, Bayat. Klaten, terbakar hingga mengakibatkan kerugian material sekitar Rp150 juta.
Bengkel Motor di Bayat Klaten Terbakar, 4 Sertifikat Tanah Ikut Ludes
SOLOPOS.COM - Ilustrasi kebakaran (istockphoto.com)

Solopos.com, KLATEN — Kios bengkel sepeda motor di Bawak Japan RT 002/RW 005, Desa Talang, Kecamatan Bayat, Klaten, terbakar pada Senin (20/9/2021) pukul 17.50 WIB.

Selain mengalami kerugian hingga Rp150 juta, pemilik bengkel juga kehilangan empat sertifikat tanah serta surat-surat penting lantaran ikut hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kios bengkel sepeda motor di Desa Talang tersebut milik Handoyo, 43. Musibah kebakaran itu sempat mengagetkan warga di Dukuh Bawak Japan dan sekitarnya.

Baca juga: Kisah Heroik Petugas Palang Pintu Rel KA Selamatkan Orang Hendak Bunuh Diri di Klaten

Pemadaman bengkel motor yang terbakar itu dilakukan tim pemadam kebakaran (Damkar) Klaten, sukarelawan, warga, aparat keamanan, dan lainnya.

“Penanganan kebakaran berlangsung mulai pukul 18.05 WIB hingga 19.00 WIB. Estimasi penggunaan air sekitar satu tangki. Mobil damkar yang dikerahkan ada dua unit,” kata Kepala Seksi (Kasi) Damkar Satpol PP Klaten, Sumino, kepada Solopos.com, Senin (20/9/2021).

Sumino mengatakan luas area kios bengkel sepeda motor yang terbakar milik Handoyo di Bayat, Klaten, itu sekitar 7 meter x 7 meter.

Baca Juga: Pengumuman Lur! Jl Veteran dan Jl Pemuda Klaten Masih Ditutup Pukul 21.00-05.00 WIB

Meski tak terdapat korban jiwa atau pun korban luka-luka, pemilik kios mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta. “Aset yang dapat diselamatkan bangunan rumah utama dan beberapa perhiasan [emas],” katanya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Talang, Kecamatan Bayat, Klaten, Sutopo, mengatakan kios bengkel motor milik warganya itu terbakar diduga akibat korsleting listrik.

Baca Juga: Pemuda Klaten Ditemukan Gantung Diri di Pohon Rambutan

Saat kejadian, warga sekitar yang melihat musibah kebakaran di kios milik Handoyo itu ikut berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Kobaran api sudah dapat dipadamkan sekitar pukul 18.25 WIB.

“Dugaan penyebab kebakaran karena korsleting. Kerugian material berkisar Rp100 juta-Rp150 juta. Sebanyak empat sertifikat tanah, kartu keluarga, KTP, dan akta ikut hangus terbakar,” katanya.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago