BENCANA KARANGANYAR : Hujan Deras, Tiga Rumah Rusak, Pohon-Pohon Bertumbangan

SHARE
BENCANA KARANGANYAR : Hujan Deras, Tiga Rumah Rusak, Pohon-Pohon Bertumbangan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Bony EW/JIBI/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR — Hujan lebat disertai angin kencang pada Minggu (3/11/2013) sore  lalu mengakibatkan sejumlah rumah penduduk rusak tertimpa pohon tumbang. Sebagian korban angin lisus mengungsi di rumah tetangga atau kerabat keluarganya

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin (4/11), angin lisus menerjang pohon dan rumah penduduk di tiga kecamatan yakni Karanganyar, Jaten dan Jatipuro. Sedikitnya tiga rumah penduduk rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Ketiga rumah penduduk itu milik Suliyah, warga RT 002/RW 003, Kelurahan Bolong, Kecamatan Karanganyar serta Marino dan Bekur. Keduanya warga RT 009/RW 004, Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru K, mengatakan rumah penduduk rusak ringan dan sedang lantaran tertimpa pohon tumbang yang diterjang angin lisus. Beruntung para korban tak berada di dalam rumah saat kejadian.

“Selain menimpa rumah penduduk, angin lisus juga mengakibatkan pohon tumbang di jalan yang menghalangi para pengguna kendaraan bermotor,” katanya kepada wartawan, Senin siang.

Menurutnya, rumah penduduk yang rusak cukup parah di Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro dan Kelurahan Bolong, Karanganyar. Kondisi rumah korban rusak lantaran tertimpa pohon tumbang. Para korban langsung dievakuasi ke rumah tetangga. Sementara para sukarelawan bersama warga setempat langsung memotong batang pohon tumbang yang menimpa rumah.

Proses evakuasi cukup lama lantaran batang pohon tumbang cukup besar sehingga saat proses pemotongan  memerlukan waktu lama. Warga setempat membantu pemotongan batang pohon dengan peralatan tradisional. “Tak ada korban jiwa, pemilik rumah langsung dievakuasi ke rumah tetangga terdekat. Total kerugian ditaksir sekitar Rp7 juta,” jelasnya.

Ekspedisi Energi 2022

Sementara Camat Jaten, Titik Umarni, menyatakan pihaknya meminta agar warga meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Bila terjadi gejala bencana angin lisus maka warga diminta segera keluar rumah untuk menghindari korban jiwa. Pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi bencana alam lainnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago