Bekas Gudang Minuman Anggur di Jetis Ludes Terbakar

Bangunan bekas gudang produk minuman anggur 5000 Gemini di Jl. Suryonegaran No.12 Bumijo Kidul, Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta terbakar, Rabu (8/12/2021) pukul 20.10 WIB.
Bekas Gudang Minuman Anggur di Jetis Ludes Terbakar
SOLOPOS.COM - Petugas gabungan saat memadamkan api yang membakar bekas gudang produk minuman anggur di kawasan Bumijo, Jetis Rabu (8/12/2021) malam. (Istimewa/Dokumentasi Humas Polresta Yogyakarta)

Solopos.com, YOGYAKARTA — Bangunan bekas gudang produk minuman anggur 5000 Gemini di Jl. Suryonegaran No.12 Bumijo Kidul, Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta terbakar pada Rabu (8/12/2021) pukul 20.10 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kerugian ditaksir Rp10 juta. Kepala Seksi (Kasi) Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja, menyampaikan kebakaran kali pertama diketahui penjaga gudang, Sutanto, 39.

Baca Juga : Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Merbabu Dievakuasi

Saat kejadian, dia berada di gudang bagian depan. Ia melihat percikan api di area atas dapur gudang tersebut.

“Tidak lama kemudian percikan api tersebut membesar dan asap hitam membumbung tinggi. Lalu dia memberitahukan kepada temannya yang lain. Diduga berasal dari korsleting,” ujar Timbul, Kamis (9/12/2021).

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian untuk mengatasi si jago merah. Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam hingga berhasil memadamkan api dibantu aparat kepolisian, tim sukarelawan, dan warga setempat.

Baca Juga : Yuk, Belajar Bertani, Beternak dan Budi Daya Ikan di Taman Winasis Solo

Gudang ukuran 3 meter x 10 meter beserta barang-barang di dalam gudang hangus terbakar. “Tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta,” jelas Timbul.

Timbul menambahkan warga bahu-membahu berusaha memadamkan api sebelum petugas unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Warga menggunakan ember dan air dari rumah warga yang persis bersebelahan dengan dapur bekas gudang itu.

Baca Juga : Kampung Belanda Solo: Dulu Ada 150 Bangunan Kuno, Kini Hanya Separonya

“Ditakutkan api menjalar dan ikut membakar permukiman sehingga warga swadaya dulu sebelum petugas datang,” katanya.

Bekas gudang itu milik Kusbiantoro, warga Mrican Baru RT 002/RW 044, Caturtunggal, Depok, Sleman. Bangunan yang terbakar sempat difungsikan sebagai tempat istirahat dan dapur umum bagi penjaga bangunan.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago