Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Begini Efek Kadar Hemoglobin Rendah Seperti Dialami Ruben Onsu

Benarkah efek kadar hemoglobin atau Hb rendah bisa membuat stamina seseorang drop seperti dialami presenter Ruben Onsu?
SHARE
Begini Efek Kadar Hemoglobin Rendah Seperti Dialami Ruben Onsu
SOLOPOS.COM - Ruben Onsu drop lantaran kadar hemoglobinnya rendah. (Instagram/@ruben_onsu)

Solopos.com, SOLO-Benarkah efek kadar hemoglobin atau Hb rendah bisa membuat stamina seseorang drop seperti dialami presenter Ruben Onsu? Sebagaimana diketahui suami Sarwendah itu drop karena kadar hemoglobinnya hanya 4 g/dL.

Untuk penyakit apa yang sedang diderita artis tersebut masih belum diketahui, Sarwendah hanya meminta doa agar semuanya dilancarkan.  “Ya doainlah aku sama ayah sehat. Sekarang ini masih masa pengobatanlah istilahnya. Sedang menguatkan diri masing-masing dan menguatkan satu sama lain. Pastinya aku serahin itu semuanya pada Tuhan,” papar Sarwendah seperti dikutip dari kanal Youtube Indosiar pada Senin (27/6/2022).

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Sebelum mengetahui efeknya terhadap stamina tubuh, ketahui terlebih dulu apakah yang dimaksud dengan hemoglobin rendah? Hemoglobin adalah protein yang berada di dalam sel darah merah. Protein inilah yang membuat darah berwarna merah. Dalam kadar yang normal, hemoglobin memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Oleh karena itu, kadar normal hemoglobin perlu selalu dijaga.

Baca Juga: Bolak Balik Dirawat di RS, Sebenarnya Ruben Onsu Sakit Apa?

Selain memberi warna, hemoglobin juga berfungsi membantu sel darah merah mendapatkan bentuk alaminya, yaitu bulat dengan bagian tengahnya lebih pipih. Dengan bentuk seperti ini, sel darah merah dapat dengan mudah bergerak dan mengalir di dalam pembuluh darah.

Melansir Healthline, kadar Hb rendah yang disebabkan oleh kadar zat besi yang rendah dikenal sebagai anemia defisiensi besi. Tidak mendapatkan cukup zat besi dalam makanan Anda adalah penyebab paling umum dari hemoglobin rendah. Gejala hemoglobin rendah termasuk sakit kepala, kelelahan, dan kulit pucat. Perawatan untuk hemoglobin rendah termasuk suplemen zat besi, terapi zat besi, dan pembedahan. Menambahkan lebih banyak makanan kaya zat besi ke dalam diet Anda juga penting.

Baca Juga: Ruben Onsu Buka Jatah Uang Dapur Buat Sarwendah, Segini Jumlahnya

Mengutip laman alodokter.com pada Selasa (28/6/2022), agar dapat berfungsi dengan baik, kadar hemoglobin dalam darah harus berada dalam kisaran normal. Kadar Hb normal untuk laki-laki dewasa adalah 13 g/dL (gram per desiliter), sedangkan kadar Hb normal wanita dewasa adalah 12 g/dL.

Pada bayi, kadar Hb normal adalah 11 g/dL, anak-anak usia 1–6 tahun adalah 11,5 g/dL, dan anak hingga remaja usia 6–18 tahun di kisaran 12 g/dL. Sementara itu, kadar Hb normal untuk wanita hamil adalah 11 g/dL.

Seseorang dikatakan mengalami kekurangan hemoglobin apabila kadar hemoglobinnya lebih rendah dari batas normal. Kadar Hb seseorang dapat diketahui melalui tes darah lengkap, yaitu pemeriksaan sampel darah yang biasanya diambil dari pembuluh vena pada lengan.

Pada sebagian orang, kadar Hb rendah bisa saja tidak menimbulkan gejala. Namun, jika kadar Hb terlalu rendah dan disertai gejala, seperti mudah lelah, sakit kepala, dan sesak napas, maka kekurangan hemoglobin tersebut kemungkinan besar telah berkembang menjadi penyakit anemia atau kurang darah.

Baca Juga: Sarwendah Jelaskan Alasan Masih Tetap Bekerja Meski Sedang Sakit

Memiliki jumlah hemoglobin yang rendah bisa menimbulkan efek serius terutama jika cukup rendah untuk menyebabkan pingsan, lemas, dan sesak napas. Untungnya, hemoglobin rendah sangat dapat diobati dengan berbagai suplemen, terapi, dan modifikasi gaya hidup. Jika Anda memiliki hemoglobin rendah, bekerjalah dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk menentukan apa yang menyebabkannya dan temukan rencana perawatan untuk membantu Anda mengelolanya.

Melansir Bisnis.com pada Selasa (28/6/2022), jumlah hemoglobin yang sedikit rendah tidak selalu merupakan tanda penyakit ini bisa menjadi hal yang normal bagi sebagian orang. Wanita dengan periode menstruasi dan wanita hamil umumnya memiliki jumlah hemoglobin yang rendah.

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode