Begini Cara Wali Kota Madiun Sapa Masyarakat
Solopos.com|jatim

Begini Cara Wali Kota Madiun Sapa Masyarakat

Selain melaksanakan ibadah salat Isya, Wali Kota memanfaatkan momen itu untuk menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

Solopos.com, MADIUN -- Wali Kota Madiun, Maidi, rutin menggelar pertemuan dengan masyarakat. Tidak hanya di taman maupun fasilitas olahraga, wali kota juga rutin bertemu masyarakat di tempat ibadah.

Wali Kota rutin mengikuti salat berjemaah bersama masyarakat di masjid maupun musala di Kota Madiun. Satu demi satu masjid disambangi wali kota. Selain melaksanakan ibadah salat Isya, Wali Kota memanfaatkan momen itu untuk menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

Dalam kunjungannya di masjid-masjid itu, Wali Kota mengajak sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Warga bisa berkeluh kesah terkait persoalan sehari-hari dengan Wali Kota.

Truk Tangki Pertamina Terguling ke Parit di Madiun, Begini Kronologinya

Seperti saat Wali Kota seusai salat berjemaah dengan masyarakat di Musala Uslifatul Jannah, Jl. Pilang Utama, Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kamis (27/5/2021).

Kepada masyarakat, Maidi menjawab kekhawatiran terkait pembelajaran online yang telah satu tahun berjalan karena pandemi Covid-19. Bagi orang tua, pembelajaran daring atau online kurang maksimal dan anak sulit memahami materi yang disampaikan.

Kekhawatiran orang tua itu pun dijawab dengan kebijakan pembelajaran secara outdoor learning atau pembelajaran tatap muka yang dilakukan di luar ruang.

Detik-Detik Truk Pertamina Terguling di Madiun Viral

 

Salat Isya Berjemaah

“Tujuannya agar siswa bisa bertemu guru dan teman-temannya dan lebih semangat belajar. Tapi, protokol kesehatan tetap terjaga,” kata dia.

Meski begitu, Wali Kota tetap mengajak orang tua supaya menjadi guru bagi anak-anaknya dengan ikut memantau anak saat belajar di rumah. Selain itu juga memberikan perhatian lebih kepada anak agar tidak ketinggalan materi.

Di lain kesempatan, Maidi juga mengikuti kegiatan salat Isya berjemaah di Masjid Al Muhajirin Perum Taman Asri Kelurahan Banjarejo, Senin (24/5/2021). Seusai salat berjemaah, Maidi mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan karena saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Warga Tulungagung Temukan Sumur Kuno Peninggalan Majapahit

Dia meminta fasilitas pendukungan untuk protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus dilengkapi di masjid. Seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengukur suhu, penanda jaga jarak, dan alur keluar masuk masjid.

“Covid-19 ini berbahaya. Betul-betul berbahaya. Yang meninggal karena Covid-19 juga sudah banyak. Saya minta masyarakat selalu waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Maidi.

Pemkot Madiun tidak hanya menurunkan angka kasus positif Covid-19 dengan penerapan disiplin protokol kesehatan. Tetapi juga melakukan doa bersama untuk mengusir pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan pada Jumat (28/5/2021) di Rumah Dinas Wali Kota dengan mengundang modin.

Lecehkan Belasan Anak Didik, Komnas PA Laporkan Pemilik Sekolah di Batu

 

Perbanyak Doa

Tidak hanya salat Isya berjamaah, tetapi juga ada pembacaan surat Yasin. “Covid-19 ini sudah setahun lebih melanda kita semua. Berbagai upaya terus kita lakukan termasuk memperbanyak doa kepada Tuhan agar Covid-19 segera meninggalkan kita semua,” kata dia.

Dalam forum itu, Maidi juga meminta kepada modin supaya bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk tertib protokol kesehatan. Prokes harus dijalankan sebagai salah satu upaya untuk menghentikan persebaran Covid-19.

“Kita tidak tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir. Obatnya juga belum ada. Vaksin hanya bagian untuk mengendalikan penularan dan dampak yang ditimbulkan. Satu-satunya, pelindung yang efektif saat ini ya disiplin protokol kesehatan,” kata dia. (ADV)



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago