Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI

Para pemungut sampah di Sragen tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.
SHARE
Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI
SOLOPOS.COM - Para pemungut sampah di Kabupaten Sragen yang tergabung dalam PLA bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI. (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Para pemungut sampah di Kabupaten Sragen yang tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

Mereka membentuk pasukan beronjong saat me-launching Program Bronjongmu. Pasukan beronjong tersebut membersihkan sampah di area car free day (CFD) Sragen, Minggu (14/8/2022).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Pasukan beronjong itu terdiri atas 60 orang. Mereka menaiki sepeda angin dan mengendarai motor sembari membawa beronjong yang sudah dilabeli Bronjongmu Lazismu dan PLA Sragen.

Rombongan tersebut memasuki arena CFD di Jalan Raya Sukowati. Pasukan Bronjongmu itu dilepas Ketua Lazismu Sragen, Ridwan Adi Sukmono, dari Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen.

Mereka bergerak dari barat ke timur dan menyapu semua sampah yang tercecer di seputaran Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen dan sepanjang Jalan Raya Sukowati. Mereka menapis sampah dengan berjalan kaki, membawa sapu dan plastik tempat sampah. Pada gerakan bersih-bersih sampah selama 1 jam itu berhasil mengumpulkan 30 kantong plastik sampah seberat 5 kilogram (Kg).

Baca Juga : Kartini Muda Bagikan 500 Paket THR untuk Pengguna Jalan di Sragen

Manager Lazismu Sragen, Ronny Megas Sukarno, saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu, menyampaikan ada kegiatan berbeda saat memperingati HUT ke-77 RI. Pada peringatan kemerdekaan itu bukan sekadar lomba yang banyak ditemui di kampung-kampung tetapi dikemas dengan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami muncul ide dengan bersih-bersih Bumi Sukowati. Kemerdekaan itu dimaknai dengan bersih-bersih Bumi Sukowati, terutama di arena CFD yang banyak kerumunan orang. Kami mengajak pelaku yang setiap hari bekerja sebagai petugas kebersihan kampung. Mereka itu tokoh kebersihan yang harus diperhatikan,” ujar Ronny.

Lazismu menyiapkan 60 bronjongmu dan dibagikan kepada 60 anggota PLA Sentosa Sragen yang menjadi binaan Lazismu Sragen selama tujuh tahun terakhir. Gerakan pasukan bronjong di Sragen ini kali pertama dilakukan Lazismu di Indonesia.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, K.H. Abdullah Affandi, sempat memberi pengarahan kepada petugas kebersihan PLA Sentosa. Dia berpesan pekerjaan bersih-bersih sampah itu bagian dari amal salih dan PLA menjadi pioner dan pelopor kebersihan lingkungan Bumi Sukowati.

“Kegiatan ini didasari niat ikhlas karena Allah. Sragen membutuhkan petugas-petugas yang peduli dengan kebersihan yang dimulai dari Kecamatan Sragen Kota,” tuturnya.

Baca Juga : Lazismu Sragen Kasih Bantuan Warga Mondokan yang Rumahnya Ambruk

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua PLA Sentosa Sragen, Joko Santoso, menyampaikan tim PLA bergerak mengelilingi Alun-alun untuk memungut sampah. Setelah Alun-alun, kata dia, PLA bergerak ke sepanjang Jalan Raya Sukowati.

“Dalam gerakan ini sudah terkumpul 30-an keresek [kantong plastik] yang berat total mencapai 5 kilogram. Gerakan bersih sampah tidak hanya seperti ini tetapi secara berkesinambungan,” ujarnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode