Bea Cukai Semarang Musnahkan Ratusan Mesin Bitcoin, Kenapa?

Bea Cukai Tanjung Emas Semarang memusnahkan ratusan mesin Bitcoin yang disita dari hasil penindakan selama 2020 hingga 2021.
SHARE
Bea Cukai Semarang Musnahkan Ratusan Mesin Bitcoin, Kenapa?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi mesin Bitcoin. (Freepik.com)

Solopos.com, SEMARANG — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah (Jateng), memusnahkan ratusan unit mesin Bitcoin.

Pemusnahan ratusan mesin Bitcoin yang nilainya mencapai Rp200 juta itu dilakukan di halaman Kantor Pengawas dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Semarang, Selasa (12/10/2021).

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin, mengatakan ratusan unit mesin Bitcoin dimusnahkan karena telah menyalahi prosedur importasi barang. Barang yang dikirim spesifikasinya tidak sesuai dengan yang tertulis dalam dokumen.

Baca juga: Bea Cukai Bongkar Praktik Pembuatan Miras Palsu di Indekos Boyolali

“Ada dugaan unsur kesengajaan. Dalam dokumen yang disertakan diduga tidak sesuai spesifikasinya,” ujar Anton Martin dikutip dari Antara.

Selain mesin Bitcoin, dalam acara tersebut juga dimusnahkan ribuan barang sitaan hasil penindakan selama pandemi Covid-19. Barang-barang itu antara lain minuman beralkohol, kosmetik, sepatu, hingga ratusan perangkat elektronik dan telepon seluler.

Ekspedisi Energi 2022

“Barang-barang yang dimusnahkan ini masuk lewat Bandara Ahmad Yani Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas, dan perusahaan jasa pengiriman,” ujar Anton.

Anton menambahkan barang-barang yang dimusnahkan itu nilainya mencapai Rp2,1 miliar. Barang-barang itu merupakan barang sitaan dari hasil penindakan selama kurun waktu 2020 hingga 2021.

Baca juga: Harga Bitcoin Bisa Tembus hingga Rp5,8 Miliar, Investor Makin Tergiur

Selama 2020 hingga 2021, Bea Cukai Tanjung Emas Semarang telah melakukan 642 penindakan. Sementara untuk pemusnahan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan.

“Bea cukai selalu menindaklanjuti barang yang pemasukannya tidak sesuai ketentuan dengan cara dimusnahkan, dilelang, maupun dihibahkan,” tuturnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago