Bayi di Sukoharjo Ditinggal Ibu Meninggal karena Corona Terima Bantuan dari Eva Yuliana

Kisah bayi di Sukoharjo yang ditinggal ibunya meninggal karena covid-19 mematik perhatian anggota Komisi III DPR Eva Yuliana.
Bayi di Sukoharjo Ditinggal Ibu Meninggal karena Corona Terima Bantuan dari Eva Yuliana
SOLOPOS.COM - Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana (tengah) menggendong bayi Almeera Maulie Alfhatuneesa yang ditinggal ibunya meninggal karena covid-19 di Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu (8/8/2021). (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani)

Solopos.com, SUKOHARJO — Kisah bayi belum genap berusia satu bulan bernama Almeera Maulie Alfhatuneesa yang ditinggal ibunya meninggal karena covid-19 di Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo mematik perhatian anggota Komisi III DPR Eva Yuliana.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini turun langsung mengunjungi dan menyalurkan bantuan untuk sang bayi di Sukoharjo. Rasa solidaritas dan kepekaan sosial menggerakkan langkah Eva membantu bayi tersebut. Almeera menjadi piatu sepekan setelah dilahirkan ibunya Riqma Ratih Firhani yang meninggal terpapar Covid-19 pada 22 Juli lalu.

“Saya juga seorang ibu, jadi bisa merasakan bagaimana duka di keluarga ini. Melihat anak yang di tinggal wafat ibu nya karena covid-19,” kata Eva saat mengunjungi kediaman bayi Almeera pada Minggu (8/8/2021).

Baca Juga: Diawali Gemuruh, Desa Tlogolele Boyolali Diguyur Hujan Abu Merapi

Eva menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga. “Terlebih kepada si kecil, yang baru saja lahir. Semoga adik bayi ini tumbuh dengan sehat, menjadi anak solihah dan membanggakan bagi ibunya yang melahirkannya, serta bagi bangsa. Kepada keluaga semoga sabar dan tawakal,” kata Eva.

Dalam kesempatan itu Eva menyerahkan bantuan beberapa paket keperluan bayi. Eva memberikan perhatian penuh pada bayi Almeera yang belum sempat mendapatkan air susu ibu (ASI) karena sang ibu wafat sepekan setelah melahirkan karena corona.

Eva sendiri saat ini tengah berkonsentrasi dalam menggenjot program vaksinasi massal di Kabupaten Klaten dan Sukoharjo. Dirinya berharap dengan vaksinasi yang diadakan oleh pemerintah, Polri dan TNI dengan menggandeng sejumlah komunitas, mampu mempercepat herd imunity di tengah masyarakat.

“Begitu ada kesempatan, mari semua warga mengikuti vaksinasi sebagai ikhtiar kita bersama untuk mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga: Arab Saudi Tambah Kapasitas untuk Jemaah Umrah Jadi 2 Juta Orang Per Bulan

Berdasarkan data dari lembaga KawalCovid-19, diprediksi ada sebanyak 50.000 anak Indonesia mendadak menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. “Ini duka kita bersama. Mari kita semua saling membantu, saling menguatkan, semoga pandemi segera berlalu,” katanya.

Ayah bayi Almeera, Soing Ariyanto menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk keluarganya. “Saya ucapkan terimakasih dengan bantuan untuk bayi saya,” ucapnya singkat.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago