top ear
Bawa Parang, Kawanan Begal Satroni Warung Hik Rampas Motor dan 2 HP di Sragen
  • SOLOPOS.COM
    Polisi mendatangi lokasi warung hik yang disatroni kawanan begal di jalan Solo-Purwodadi, Karangjati, Kalijambe, Sragen, Selasa (23/7/2019). (Istimewa/Polres Sragen)

Bawa Parang, Kawanan Begal Satroni Warung Hik Rampas Motor dan 2 HP di Sragen

Enam orang kawanan begal menyatroni warung hik di pinggir jalan Solo-Purwodadi, Dukuh Karangrejo, Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (23/7/2019) dini hari.
Diterbitkan Rabu, 24/07/2019 - 19:45 WIB
oleh Solopos.com/
1 mnt baca -

Solopos.com, SRAGEN -- Enam orang kawanan begal menyatroni warung hik di pinggir jalan Solo-Purwodadi, Dukuh Karangrejo, Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (23/7/2019) dini hari.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (24/7/2019), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Awalnya beberapa anak muda tengah menongkrong di warung hik. Mereka didatangi mobil Toyota Avanza.

Enam orang keluar dari mobil itu menuju warung hik. Tanpa basa-basi, salah seorang langsung mengambil dua ponsel yang ditaruh di meja.

Ponsel tersebut milik Muhammad Muzaki, 19, warga Manisrejo, Sambiduwur, Kecamatan Tanon dan temannya, Amin Aryanto, 19, warga Dukuh Banjarejo, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen.

Setelah mengambil dua ponsel, orang tersebut mengacungkan parang ke arah keduanya. Mereka meminta dompet Muzaki dan kunci sepeda motor milik Amin.

Selanjutnya, empat pelaku langsung masuk ke dalam mobil. Sementara dua lainnya melarikan sepeda motor Suzuki Satria berpelat nomor AD 5608 GU.

“Mobil itu lari ke arah utara. Kedua korban sempat mengejar para pelaku. Namun, mereka kehilangan jejak sesampainya di Sumberlawang. Setelah itu, mereka melapor ke Polsek Kalijambe,” terang Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi, kepada Solopos.com.

Kapolsek Kalijambe, AKP Aji Wiyono, mengatakan hingga kini polisi masih mengejar pelaku perampasan dua ponsel dan sepeda motor korban. “Mohon doa dan dukungannya, semoga cepat tertangkap,” paparnya.

Adapun kerugian yang dialami dua korban diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta.


Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini