top ear
Legislator baru PKB, Amelia Suciani, mengucapkan sumpah dan janji dengan Alquran di kepalanya dalam pelantikan anggota DPRD pergantian antarwaktu di Rapat Paripurna DPRD Sragen, Rabu (27/1/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)
  • SOLOPOS.COM
    Legislator baru PKB, Amelia Suciani, mengucapkan sumpah dan janji dengan Alquran di kepalanya dalam pelantikan anggota DPRD pergantian antarwaktu di Rapat Paripurna DPRD Sragen, Rabu (27/1/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Bapak Mundur Untuk Jadi Wabup Sragen, Sang Anak Yang Maju Jadi Legislator

Jabatan di DPRD Sragen yang ditinggal cawabup terpilih, Suroto, diisi oleh anak bungsunya.
Diterbitkan Rabu, 27/01/2021 - 15:09 WIB
oleh Solopos.com/Tri Rahayu
2 menit baca

Solopos.com, SRAGEN—Sosok Amelia Suciani, politikus pendatang baru di percaturan politik Sragen, menjadi fenomena tersendiri. Majunya Amelia dalam Pemilu Legislatif 2019 semula sekadar memenuhi kuota perempuan 30%. Tetapi kini ibu rumah tangga beranak satu itu menjadi salah satu legislator di Sragen.

Amelia dilantik menjadi anggota DPRD Sragen melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) dalam rapat paripurna DPRD Sragen, Rabu (27/1/2021).

Senyum cawabup Sragen terpilih, Suroto, mengembang saat Solopos.com menyapanya yang tengah duduk di deretan kursi terdepan saat rapat paripurna tersebut. Suroto senang karena anak bungsunya, Amelia Suciani, yang menggantikan dirinya di kursi DPRD Sragen.

Baca Juga: Wejangan Bupati Sragen untuk CPNS: Jangan Ikuti ASN yang Njempol, Nyoto, Lalu Pulang

Suroto harus melepas jabatan Sekretaris Komisi III DPRD Sragen lantaran maju menjadi calon wakil bupati (cawabup) mendampingi calon bupati (cabup) Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Pada Kamis (21/1/2021), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen menetapkan Yuni-Suroto sebagai cabup-cawabup terpilih melawan kotak kosong.

Kini, Suroto tinggal menunggu pelantikan sebagai wabup mendampingi Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang akan menjabat Bupati Sragen untuk kali kedua. Suroto akan menggantikan Dedy Endriyatno.

“Amel itu anak ragil dari empat bersaudara. Perolehan suaranya tepat di bawah saya, yakni sekitar 700-an suara. Kalau suara saya 11.111 suara. Jujur saja, dulu Amel maju itu hanya untuk melengkapi syarat gender 30%. Ternyata rakyat menghendakinya sehingga Amel dapat amanah bertugas menggantikan saya. Amel tetap menduduki jabatan saya di Sekretaris Komisi III dan di alat kelengkapan DPRD lainnya,” ujar Suroto yang merupakan kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen.

Baca Juga: Angin Ribut Terjang 4 Kecamatan di Sragen, 1 Orang Meninggal

Belajar Bapak

Seusai pelantikan, Suparno mengumuman Amelia Suciani menjabat sebagai anggota Badan Musyawarah (Banmus), anggota Badan Anggaran (Banggar), serta Komisi III DPRD Sragen. Dengan masuknya Amelia di lingkungan DPRD Sragen, ternyata juga berdampak pada struktur komposisi di Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB). Posisi Ketua FPKB yang semula dijabat Suroto diserahkan kepada Fathurrohman.

Amelia pun tak banyak bicara. Ia merasa senang bisa meneruskan perjuangan ayahnya sebagai legislator. “Saya banyak belajar dari bapak. Ya, apa saja tentang politik. Untuk tugas-tugas di DPRD sudah tahu, terutama di Banggar dan Banmus, karena sudah diberi tahu jauh hari. Saya sebenarnya tidak mengira bisa dilantik jadi legislator. Setelah bapak terpilih jadi cawabup, saya ternyata bisa melanjutkan perjuangan bapak,” katanya.


Editor : Profile Kaled Hasby Ashshidiqy
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya