Banyak Bus Jatim Berhenti di Terminal Wonogiri, Tapi Penumpang Tak Bawa Surat Bebas Covid-19
Solopos.com|soloraya

Banyak Bus Jatim Berhenti di Terminal Wonogiri, Tapi Penumpang Tak Bawa Surat Bebas Covid-19

Aparat Polda Jateng mendapati banyaknya bus dari Jawa Timur berhenti di Terminal Wonogiri membawa banyak penumpang menjelang larangan mudik.

Solopos.com, WONOGIRI – Aparat Polda Jateng mendapati banyaknya bus dari wilayah Jawa Timur yang masuk pada masa pengetatan atau menjelang larangan mudik Lebaran 2021. Hal itu terlihat di sejumlah terminal yang ada di wilayah perbatasan Jateng, salah satunya Wonogiri.

“Kemarin di terminal Wonogiri terlalu banyak bus yang masuk tanpa menggunakan protokol kesehatan. Mohon buat rekan-rekan di daerah lain, tolong bus kalau mau berangkat dari terminal di cek dulu, protokol kesehatannya. Jangan sampai kereta dan bandara kita perketat, terminal atau bus malah bebas,” tegas Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Rudy Syafirudin, Selasa (4/5/2021).

Bus-bus itu banyak membawa penumpang yang masuk ke Jateng. Meski demikian, para penumpang tersebut tidak dilengkapi surat bebas Covid-19 atau surat keterangan negatif Covid-19 melalui tes rapid antigen.

Melihat realita tersebut, Rudy menyebut pihaknya telah melayangkan protes ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Hal itu menyusul masih banyaknya bus dari Jatim yang masuk ke Jateng tanpa memenuhi aturan protokol kesehatan sesuai adendum SE Satgas Covid-19 No.13/2021.

Baca juga: Lebaran di Solo, Yuk Cicipi Lontong Opor Bubuk Kedelai

Pos Penyekatan

Menjelang diberlakukannya larangan mudik Lebaran 2021, Ditlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) menambah pos penyekatan untuk menghalau pemudik. Jika semula hanya ada 14 lokasi yang tersebar di wilayah perbatasan, kini pos penyekatan ditambah menjadi 14 titik.

Rudy Syafirudin, mengatakan 71 pos penyekatan ini termasuk yang ada atau tersebar di dalam kota. Dengan tambahan pos penyekatan ini, pihaknya pun berharap akan makin mempersulit akses kendaraan dari luar Jateng.

“Dengan adanya 71 pos penyekatan ini, kami akan memaksa setiap kendaraan pemudik yang masuk ke Jateng untuk putar balik ke daerah asalnya. Jika tidak mematuhi aturan, kami akan karantina sesuai instruksi Gubernur Jateng,” ujar Rudy.

Baca juga: Lebaran 2021: Objek Wisata di Wonogiri Tutup 4 Hari



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago