[x] close
top ear
Banjir Landa Batang & Pekalongan, Perjalanan KA Tersendat
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi kereta api (Youtube)

Banjir Landa Batang & Pekalongan, Perjalanan KA Tersendat

Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Batang dan Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (27/1/2019) dini hari, berdampak pada perjalanan kereta api (KA). Sejumlah KA yang melintas di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang mengalami keterlambatan hingga dua jam lebih.
Diterbitkan Minggu, 27/01/2019 - 20:50 WIB
oleh Solopos.com/Imam Yuda Saputra,
2 mnt baca -

Semarangpos.com, SEMARANG — Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Batang dan Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (27/1/2019) dini hari, berdampak pada perjalanan kereta api (KA). Sejumlah KA yang melintas di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang mengalami keterlambatan hingga dua jam lebih.

Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan banjir melanda jalur KA antara Stasiun Batang dan Ujungnegoro di KM 76+1/8. Sementara longsor menerjang jalur KA antara Stasiun Kuripan dan Plabuhan tepatnya KM 54+3/4.

"Pukul 02.00 WIB, petak jalan Batang-Ujungnegoro KM 76+0/4 dan KM 76+1/8 arah Surabaya dinyatakan tak bisa dilewati untuk operasional KA karena terendam air setinggi 50 cm di atas kopel rel," tulis Krisbiyantoro dalam keterangan resmi, Minggu pagi.

Kondisi itu pun membuat sejumlah KA dari Jakarta  dan Bandung pun terhenti dan mengalami keterlambatan hingga dua jam lebih. KA dari arah barat yang mengalami keterlambatan itu antara lain KA Sembrani, KA Menoreh, KA Anggrek, KA Harina, dan beberapa KA barang.

Sementara KA dari arah Surabaya yang terdampak dan juga mengalami keterlambatan hingga dua jam lebih, yakni KA Kertajaya, KA Matarmaja, KA Majapahit, dan beberapa kereta barang.

Kondisi itu pun membuat PT KAI mengalihkan lalu lintas KA jalur pantura ke selatan, melalui Tegal, Purwokerto, Jogja, Solo, Kedungjati, Brumbung, Semarang dan sebaliknya.

Pukul 03.05 WIB, air yang menggenang di jalur antara Stasiun Batang-Ujungneglrl mulai surut dengn ketinggian 23 cm. Air kembali surut pada ketinggian 5 cm di atas kopel rel pada pukul 04.39 WIB dan perjalanan bisa kembali dilanjutkan.

"Saat ini KA bisa tetap beroperasi, hanya pada petak jalan antara Stasiun Ujungnegoro-Batang dan Kuripan-Plabuhan menggunakan satu jalur," terang Krisbiyantoro.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Editor : Rahmat Wibisono ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    Iklan Baris

    berita terkini