SOLOPOS.COM - Tulisan di dinding Balai Persis di Jl. Gajahmada No. 73, Ketelan, Banjarsari, Solo, Sabtu (23/11/2019). (Solopos/Ivan Andimuhtarom)

Solopos.com, SOLO - Sejumlah tulisan dengan cat semprot warna merah mengotori beberapa bagian dinding Balai Persis di Jl. Gajahmada No. 73, Ketelan, Banjarsari, Solo, Sabtu (23/11/2019). Namun, tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut.

Pantauan Solopos.com, di Balai Persis, Sabtu siang, tulisan paling besar berada di dinding depan sisi selatan. Tertulis, Balai Persis Ini Disegel !! Pada dinding depan sisi utara juga terdapat tulisan SEGEL yang ditulis dari atas ke bawah. Coretan tulisan lain berada di dua tiang depan Balai Persis. Masing-masing bertuliskan AHHH dan KESEL.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Tulisan-tulisan tersebut diduga dilakukan oknum yang tidak puas dengan kiprah tim internal Persis selama ini. Saat Solopos.com datang ke lokasi, beberapa orang sedang duduk di teras Balai Persis. Namun, mereka kompak mengaku tak tahu-menahu soal aksi corat-coret tersebut.

“Saat kami datang sudah ada coretan. Ini kami cuma pinjam tempat. Kami tidak mengamankan ya,” ujar salah seorang lelaki paruh baya yang enggan disebutkan identitasnya.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, membantah kelompok suporter yang ia pimpin yang melakukan aksi vandalisme tersebut. “Saya enggak tahu soal itu,” ujarnya singkat melalui pesan Whatsapp.

Ketua Askot PSSI Solo, Paulus Haryoto, mengaku prihatin dengan aksi tersebut. Menurutnya, para pelaku tidak mengetahui apa yang mereka perbuat. Ia justru kasihan kepada oknum-oknum tersebut.

“Kami memahami adik-adik yang melakukan tidak tahu apa yang mereka lakukan. Sementara biar begitu dulu. Nanti akan kami kembalikan [kondisinya],” katanya.

Sementara itu, Pembina PS Mardi Anggo Robing Swanitro (MARS), B.M. Anjasmara, menyayangkan aksi vandalisme semacam itu. Pasalnya, Balai Persis adalah cagar budaya yang harus dilestarikan bersama-sama.

“Kalau mau menyampaikan aspirasi bisa disampaikan dengan cara yang lebih elegan. Misalnya duduk bersama mencari solusi, bukan dengan cara-cara seperti itu. Saya kaget sekali dapat kabar ada corat-coret di Balai Persis,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya