;

Bakpia Kukus Dinggap Bukan Kuliner Khas Jogja, Sepakat?

Bakpia kukus dianggap bukan termasuk kuliner khas Jogja, mengapa demikian?
SHARE
Bakpia Kukus Dinggap Bukan Kuliner Khas Jogja, Sepakat?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi bakpia kukus. (Instagram)

Solopos.com, JOGJA — Tagar #Bakpia mendadak menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warganet dann menempati salah satu trending topic di Twitter Indonesia, Kamis (19/5/2022). Sejumlah netizen membahas seputar olahan kuliner bakpia khas Jogja yang paling lezat.

Di samping itu, tak ketinggalan ada juga warganet yang menyinggung varian terbaru dari bakpia, yakni bakpia kukus. Mayoritas netizen menilai bakpia kukus tidak bisa disebut sebagai bakpia, tetapi bolu kukus. Mengapa demikian?

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dihimpun dari berbagai sumber, bakpia kukus adalah inovasi dari bakpia tradisional khas Jogja. Jika bakpia biasa dimasak dengan cara dipanggang, maka bakpia kukus sudah pasti dikukus. Jadi, teksturnya pun lebih empuk seperti bolu dibandingkan bakpia biasa.

Isian bakpia kukus juga bervariasi, mulai dari keju, coklat, dan lainnya. Sementara bakpia tradisional biasanya berisi kacang hijau kupas yang ditumbuk halus.

Bentuk bakpia kukus juga cenderung lebih besar dari bakpia biasa. Belakangan makanan yang satu ini pun berkembang dan dicari banyak orang sebagai buah tangan.

Baca juga: Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Akan tetapi, sejumlah orang bakpia kukus bukan termasuk olahan kuliner khas Jogja, melainkan bolu kukus. Jika menilik sejarah, bakpia adalah ikon kuliner populer dari Jogja.

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Jogja tanpa membeli bakpia. Hampir di setiap toko oleh-oleh maupun pasar tradisional menjual makanan yang satu ini.

Ilustrasi bakpia khas Jogja. (Freepik)

Sejarah Bakpia

Namun, makanan yang dianggap sebagai olahan kuliner khas Jogja ini ternyata bukan asli Kota Gudeg, melainkan dari China. Sejarah panjang bakpia tertuang dalam hasil penelitian Amelia Puspita Sari dari Universitas Gadjah Mada bertajuk Bakpia sebagai Akulturasi Budaya Indonesia dan Tiongkok di Bidang Kuliner (Studi kasus Bakpia 29).

Dalam penelitian itu tertulis fakta bahwa bakpia adalah makanan hasil akulturasi budaya Jawa dan China. Perpaduan ini menghasilkan kue yang lezat dan nikmat.

Baca juga: Gudeg Koyor Mbak Tum, Kuliner Legendaris di Semarang Langganan Pejabat

Awalnya bakpia dibuat dengan isian daging babi dan kulitnya diberi minyak babi agar tidak mudah pecah. Makanan ini kemudian dimodifikasi dengan isian kacang hijau dan cita rasanya disesuaikan dengan lidah masyarakat Jogja.

Seiring berjalannya waktu, bakpia pun dikenal luas sebagai makanan khas Jogja. Sentra bakpia di Jogja berada di Pathuk dan Glagahsari.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago