Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Warga sibuk mengecat ornamen batik di industri batik tulis Windasari di Desa Kliwonan, Masaran, Sragen, belum lama ini.(Solopos.com/Moh. Khodiq Duhri)
Espos Plus Soloraya

Babat Alas Ki Kebo Kenanga Lahirkan Kampung Batik Kliwonan, Pilang dan Pungsari

Lahirnya sentra kerajinan batik di Kliwonan, Pilang dan Pungsari di Sragen tidak bisa dilepaskan dari peran Ki Ageng Kebo Kenangan, ayah dari Joko Tingkir yang membuka hutan di tepi Sungai Bengawan Solo untuk syiar agama Islam.

Solopos.com, SRAGEN — Nama Kampung Batik Kliwonan, Pilang dan Pungsari di Sragen memang tidak setenar Kampung Batik Laweyan di Kota Solo. Namun, kampung batik ini memiliki kesamaaan yakni sama-sama berdiri di tepi sungai.

Kampung Batik Laweyan berdiri di tepi Sungai Jenes yang tak lain anak Sungai Bengawan Solo. Sementara Kampung Batik Kliwonan, Pilang dan Pungsari berada di daerah aliran Sungai Bengawan Solo di Sragen. Lalu, bagaimana sentra batik yang identik dengan Kota Solo bisa berkembang di tepi Sungai Bengawan Solo, tepatnya di  Kliwonan, Pilang dan Pungsari.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode