top ear
Roti Babah Setoe (Surakarta.go.id)
  • SOLOPOS.COM
    Roti Babah Setoe (Surakarta.go.id)

Babah Setoe, Roti Legendaris dari Solo Berumur Seabad Lebih

Nama roti Babah Setoe melegenda.
Diterbitkan Selasa, 21/01/2020 - 17:25 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Roti Babah Setoe, sebuah toko roti yang sangat melegenda di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Toko roti yang terletak di Jl. Adi Sucipto No. 44, Kerten, Laweyan, Solo, Jawa Tengah (Jateng), ini telah berdiri sejak 1882.

Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Surakarta/Solo surakarta.go.id, Roti Babah Setoe menyediakan aneka ragam jenis roti, mulai dari roti semir, roti santan, roti kayu manis gula jawa, roti tawar, dan beragam jenis roti lainnya. Dari sekian banyak jenis roti, roti semir krim mocca menjadi favorit konsumen.

Baca Juga: Ngaku Raja Majapahit, Anggota DPD RI Arya Wedakarna Dilaporkan ke Polisi

Berdasarkan sejarahnya, Roti Babah Setoe memiliki pelanggan setia dari keluarga Pura Mangkunegaran sejak bertakhtanya Mangkunegara V, yakni pada 1881 hingga 1896.

Bahkan, Pura Mangkunegaran lah yang memberi nama toko roti ini. Babah sendiri identik dengan sebutan pemilik toko yang merupakan warga Tionghoa bernama Siem Siep Tiang. Sementara Setoe berarti Sabtu, hari pengambilan pembayaran perusahaan roti ke Pura Mangkunegaran.

Baca Juga: Tampil Perdana, Ini Kata Raja Totok Soal Duit Setoran Pengikut Keraton Agung Sejagat

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, roti Babah Setoe menjadi hidangan di acara pernikahan antara putri Raden Mas Setroprawiro dengan putra Raden Mas Kartodikromo. Menurut berita pada Surat kabar De Locomotief pada 21 Agustus 1897, acara pernikahan begitu mewah dan meriah.

Baca Juga: Hasil Autopsi Jasad Lina Eks Sule Kapan Diumumkan?

Selain menjadi sajian di acara pernikahan tersebut, roti Babah Setoe juga menjadi hidangan di Kongres Partai Nasional Indonesia (PNI) di Solo pada 25-29 Juni 1960.

Pada awal berdirinya, toko roti yang telah berumur 138 tahun ini berlokasi di sebelah utara Pasar Gede, Solo. Namun, pada 1983 pindah ke Jl. Adi Sucipto Solo.

Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkini