Awas! Stres Bisa Picu Kebotakan di Usia Muda
Solopos.com|lifestyle

Awas! Stres Bisa Picu Kebotakan di Usia Muda

Ketahui sejumlah pemicu kebotakan di usia muda.

Solopos.com, SOLO–Stres tak hanya mengurangi kekebalan tubuh, tetapi juga bisa picu kebotakan di usia muda. Kok bisa ya?

Tips kesehatan kali ini membahas stres pemicu kebotakan di usia muda. Pasti kamu pernah melihat seseorang yang masih muda tetapi sudah mengalami kebotakan. Banyak yang beranggapan bahwa hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pikiran. Faktanya, kebotakan tersebut disebabkan oleh stres yang dialami.

Stres karena psikososial merupakan faktor besar untuk terjadinya kebotakan di usia muda. Mengacu pada sebuah studi, jumlah pasien dengan kebotakan karena stres mencapai 96 persen. Padahal masalah rambut ini bisa mengurangi rasa percaya diri.

Berikut ini dampak stres yang bisa picu kebotakan di usia muda sebagaimana melansir halodoc, Sabtu (17/4/2021):

Baca Juga: 6 Tips Mencegah Kulit Kering Saat Puasa

1. Telogen Effluvium

Salah satu yang menyebabkan rambut rontok dan kebotakan di usia muda adalah Telogen effluvium. Pada kepala setiap orang terdapat rambut yang secara normal tumbuh dengan siklus. Pada fase aktif, rambut tumbuh dalam beberapa tahun. Setelah itu, akan masuk dalam fase istirahat. Pada fase istirahat ini terjadi kurang lebih tiga bulan setelah mengalami kerontokan rambut. Kerontokan normal rambut yaitu sekitar 100 helai per hari dan akan digantikan dalam enam bulan oleh rambut baru.

Ketika seseorang mengalami stres atau mengalami gejolak emosi negatif, rambut akan semakin mudah rontok. Saat stres, sebagian besar rambut akan berada di dalam fase istirahat sebelum waktunya tiba. Setelah itu, tiga bulan kemudian rambut akan rontok.

2. Alopecia Areata atau Kebotakan

Alopecia areata atau kebotakan adalah suatu proses peradangan atau penyakit autoimun yang terjadi, sehingga mengalami rambut rontok dan berakhir dengan kebotakan di usia muda. Banyak faktor yang memengaruhi seseorang untuk mengalami kebotakan di usia muda, salah satunya adalah stres.

Baca Juga: Wanita Rasakan Efek Samping Hubungan Intim Ini, Normal Enggak Ya?

Perasaan stres akan membuat rambut rontok. Biasanya, kerontokan akan terjadi dengan pola melingkar dan bersifat progresif. Hal tersebut juga dapat menyebabkan kebotakan di seluruh area kepala.

3. Trikotilomania

Trikotilomania adalah kebiasaan menarik rambut secara tidak sadar karena stres atau pun cemas. Ketika seseorang melakukan ini, rambut dapat rusak dan menyebabkan kebotakan di usia muda karena terlalu sering ditarik. Selain rambut di kepala, seseorang yang mengidap kondisi ini juga memiliki kecenderungan untuk mencabuti rambut di bagian tubuh lain.

Bagaimana cara mencegah kebotakan di usia muda? Tips kecantikan kali ini membahas cara mengatasi kebotakan di usia muda.

Cara untuk mencegah kebotakan di usia muda adalah dengan mengubah gaya hidup. Mulailah untuk tidur dengan cukup (kurang lebih 7 jam), banyak meminum air mineral, dan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein. Perbanyaklah memakan buah dan sayur yang dapat menangkal radikal bebas dan juga menyehatkan tubuh.

Baca Juga: Masuk Angin Saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya

Cukupi asupan protein untuk mencegah kebotakan di usia muda. Selain itu, dengan berolahraga teratur juga dapat mencegah stres, sehingga hormon yang menumbuhkan rambut kembali aktif. Selain itu, disarankan juga untuk menggunakan bahan alami yang baik untuk rambut seperti lidah buaya, kuning telur, biji kemiri, dan santan.

 

 

 




Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago