Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Awas! Oral Seks Berbahaya

Setelah mengetahui oral seks bahaya lantaran bisa menularkan berbagai penyakit, ketahui bagaimana cara melakukan aktivitas ini yang aman dengan pasangan.
SHARE
Awas! Oral Seks Berbahaya
SOLOPOS.COM - Ilustrasi oral seks. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO-Banyak orang melakukan seks oral tanpa tahu kegiatan tersebut berbahaya lantaran berpotensi menularkan berbagai penyakit. Agar kamu tidak mengalami penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV/AIDS dari kegiatan ini, simak ulasannya di tips sehat melakukan hubungan seksual berikut ini.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar satu juta kasus infeksi menular seksual terjadi hampir setiap harinya. Oleh karena itu, orang yang aktif secara seksual harus memahami bagaimana penularan dan bahaya infeksi menular seksual agar bisa mengurangi risiko penyebaran infeksi.

PromosiMesin Baru di Mitsubishi L300 Euro 4: Lebih Bertenaga, Hemat Bahan Bakar

Seks oral berbahaya, berikut ini sejumlah penyakit menular seksual yang bisa ditularkan melalui aktivitas ini seperti dikutip dari laman Puskesmas Kuta Selatan pada Rabu (7/12/2022):

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Baca Juga: Awas! Berhubungan Seks saat Haid Tetap bisa Hamil

1. Herpes genital

Herpes genital adalah virus yang ditularkan melalui kontak vagina, oral, atau anal dengan seseorang yang menderita herpes. Gejala utama herpes adalah munculnya luka seperti lepuh pada atau di sekitar alat kelamin. Luka dapat menyebar ke paha, bokong, atau daerah terdekat lainnya. Penyakit ini juga dapat mempengaruhi mulut, lidah, dan bibir, tergantung pada jenis herpes. Orang yang memiliki herpes oral juga dapat menyebarkan infeksi herpes ke alat kelamin pasangan seksual mereka melalui seks oral.

2. Gonore

Gonore adalah infeksi bakteri yang sangat menular yang menyebar melalui kontak seksual dengan vagina, penis, anus, atau mulut penderita penyakit. Gejala yang kerap diaami penderita gonore antara lain:

– keputihan
– buang air besar yang menyakitkan
– gatal atau terbakar saat buang air kecil
– keluarnya cairan putih, hijau, atau kuning dari penis.

Baca Juga: Sunat Jengger Ayam Bisa Tambah Kepuasan Seks, Ini Faktanya

3. Sipilis

Oral seks bahaya, sipilis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan melalui aktivitas ini. Sipilis adalah infeksi bakteri yang menyebar melalui vagina, oral, penis, anal, atau kontak kulit dengan luka sifilis. Luka akibat sipilis bisa saja tidak terlihat. Jadi, satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah mereka menderita sifilis adalah dengan melakukan tes. Jika tidak diobati, sipilis dapat menyebabkan kegagalan organ, demensia, dan masalah kesehatan serius lainnya.

4. Klamidia

Klamidia adalah penyakit kelamin yang menyebar melalui kontak vagina, oral, penis, atau anal dengan orang yang terinfeksi. Biasanya, klamidia tidak memicu gejala. Namun, penderita juga bisa merasakan adanya sensasi gatal atau terbakar pada area genital, juga nyeri saat buang air kecil.

Baca Juga: Begini Cara Cepat Hamil setelah Menikah

5. Kutu kemaluan

Kutu kemaluan adalah serangga kecil yang memakan darah dan hidup di rambut kemaluan. Serangga tersebut juga dapat hidup di rambut tubuh lainnya, tetapi tidak di kulit kepala. Kutu kemaluan dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik.

Nah setelah mengetahui oral seks berbahaya lantaran bisa menularkan berbagai penyakit, bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas ini yang aman dengan pasangan, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda coba seperti dikutip dari www.ai-care.id pada Rabu (7/12/2022) :

1. Menjaga kebersihan diri dan pasangan. Sebelum dan sesudah melakukan seks oral, sebaiknya Anda dan pasangan sama-sama membersihkan diri, terutama area kelamin dan rongga mulut.

Baca Juga: Mengenal Physical Touch, Love Language Erina Gudono

2. Menggunakan kondom atau dental dam. Dalam melakukan seks oral, penting untuk menggunakan kondom, dental dam atau metode penghalang lainnya sebagai upaya pencegahan penularan penyakit seksual.

3. Menggunakan pelumas. Untuk mengurangi gesekan pada gigi, Anda dapat menggunakan pelumas. Pilih pelumas yang berbahan air atau silikon yang nyaman untuk digunakan bersama pasangan.

4. Hentikan aktivitas seksual ini jika terjadi luka. Apabila Anda mendapati adanya luka atau keluarnya cairan abnormal pada pasangan maka sebaiknya hentikan hubungan intim tersebut lalu periksa luka yang muncul.

5. Pastikan menggunakan kondom baru. Jika Anda ingin melanjutkan sesi bercinta, sebaiknya buang kondom sebelumnya dan gunakan kondom baru untuk menghindari penyebaran virus dan bakteri.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode