top ear
Bupati Klaten, Sri Mulyani, memberikan sambutan saat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Keden, Kecamatan Pedan, Klaten, Kamis (9/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
  • SOLOPOS.COM
    Bupati Klaten, Sri Mulyani, memberikan sambutan saat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Keden, Kecamatan Pedan, Klaten, Kamis (9/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Awali Agustus, Sri Mulyani: 6 Warga Klaten Sembuh, 6 Positif Covid-19

Sri Muyani mengatakan keenam pasien sembuh sama-sama dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 15 Juli 2020.
Diterbitkan Sabtu, 1/08/2020 - 21:13 WIB
oleh Solopos.com/Ponco Suseno
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN -Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan enam pasien positif Covid-19 di Klaten dinyatakan sembuh, Sabtu (1/8/2020). Namun di sisi lain, sebanyak enam warga lainnya terpapar virus corona.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, keenam pasien positif Covid-19 yang sembuh seluruhnya berasal dari Kecamatan Tulung. Mereka dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten.

Masing-masing pasien positif Covid-19 yang sembuh itu, yakni WHA, 8 (laki-laki); RL, 39 (perempuan); PAA, 66 (laki-laki); SS, 61 (perempuan); W, 54 (perempuan); dan SAS, 53 (laki-laki). Keenam pasien tersebut sama-sama dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 15 Juli 2020.

Sapi Kurban Jokowi Seberat 1.030 Kg di Masjid Agung Solo Sehat

"Berdasarkan evaluasi pengobatan dengan pemeriksaan spesimen dari keenam pasien tersebut menunjukkan negatif [pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dengan melakukan isolasi mandiri selama minimal tujuh hari]," kata Sri Mulyani yang juga Ketua Gusgas PP Covid-19, kepada Solopos.com, Sabtu.

Sri Mulyani juga mengatakan di Klaten terdapat enam pasien positif Covid-19. Masing-masing pasien positif Covid-19 itu, yakni AS, 58 (laki-laki) asal Kecamatan Jogonalan. Sehari-harinya, AS bekerja sebagai wiraswasta yang beraktivitas sehari-hari di Klaten.

Selama 14 hari terakhir sebelum sakit, AS diketahui tidak mempunyai riwayat perjalanan ke luar daerah. Dimungkinkan, AS tertapar virus corona ketika melakukan aktivitas pekerjaannya. AS telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten sejak 27 Juli 2020.

Belasan Karyawan Positif Covid-19, Koperasi di Ngaglik Sleman Ditutup

Pasien lainnya berasal dari Kecamatan Trucuk, yakni DH, 47 (laki-laki). DH diketahui memiliki riwayat tinggal di Kabupaten Purwakarta dan sudah mengalami sakit sebelum kembali ke Klaten. Saat ini DH dirawat di RSST Klaten.

 

Total 143 Orang

Pasien positif Covid-19 berikutnya, yakni T, 62 (perempuan). T merupakan seorang pedagang asal Kecamatan Gantiwarno. Sehari-hari T beraktivitas sebagai pedagang di Klaten dan sebagian wilayah Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, DIY. T yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dalam 14 hari terakhir itu dirawat di RSST Klaten, sejak tanggal 23 Juli 2020.

"Penambahan pasien positif Covid-19 juga berasal dari Prambanan, yakni THS, 22 [laki-laki]; pasien dari Tulung, yakni S, 34 [laki-laki]; dan pasien dari Juwiring, yakni J, 56 [laki-laki]. Ketiganya diketahui pernah kontak erat dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya [terpapar dari kasus konfirmasi Covid-19 tersebut]. Saat ini, ketiganya dirawat di Rumah Sakit Daerah [RSD] Bagas Waras Klaten," kata Sri Mulyani.

Kabar Duka, Ketua DPRD Jepara Tutup Usia

Berbekal penambahan pasien positif Covid-19 dan pasien positif Covid-19 yang sudah sembuh itu, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Klaten menjadi 143 orang. Sebanyak 53 orang menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak 83 orang dinyatakan telah sembuh. Sebanyak 7 orang meninggal dunia.


Editor : Profile Haryono Wahyudiyanto
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com



berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini