top ear
Polisi mengolah TKP gantung diri warga Bejen RT 002/ 011, Bejen, Karanganyar Rabu (27/1/2021). (Istimewa/Polsek Karanganyar)
  • SOLOPOS.COM
    Polisi mengolah TKP gantung diri warga Bejen RT 002/ 011, Bejen, Karanganyar Rabu (27/1/2021). (Istimewa/Polsek Karanganyar)

ASN Karanganyar Ditemukan Meninggal Gantung Diri Di Rumahnya

Seorang pria yang bekerja sebagai ASN di Karanganyar ditemukan meninggal gantung diri di rumahnya, Bejen, Karanganyar, Rabu (27/1/2021).
Diterbitkan Rabu, 27/01/2021 - 15:26 WIB
oleh Solopos.com/Candra Mantovani
2 menit baca

Solopos.com, KARANGANYAR -- Seorang pria yang diketahui bekerja sebagai aparatur sipil negara atau ASN ditemukan gantung diri di rumahnya, Bejen, Karanganyar, Rabu (27/1/2021).

Informasi yang Solopos.com himpun, Rabu siang, peristiwa itu diketahui pukul 11.40 WIB. ASN berinisial DP, 35, itu ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan leher terikat pada tali yang digantungkan.

Kapolsek Karanganyar, AKP Ridhwan, mengaku mendapat laporan adanya peristiwa gantung diri itu sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi kemudian langsung datang untuk memeriksa lokasi dan meminta keterangan saksi.

Baca Juga: Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang Di Ring Road Selatan Sragen

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, saat itu seorang saksi tengah membuat lontong satai di lantai I rumah ASN Karanganyar yang gantung diri tersebut. Selesai membuat lontong, saksi tersebut kemudian mencari DP di sekitar rumah namun tidak menemukannya.

Sekitar pukul 12.00 WIB, saksi tersebut kemudian mencari DP di lantai II rumah dan menemukan DP sudah dalam keadaan tergantung tali yang diikatkan di ventilasi pintu kamar.

Visum Luar

“Kemudian saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada temannya untuk melaporkannya ke Polsek Karanganyar. Kami langsung mendatangi TKP untuk mengecek,” jelas Ridhwan kepada Solopos.com, Rabu.

Baca Juga: Hari Pertama PPKM Diperpanjang, Pemkab Sragen Kumpulkan Seratusan CPNS

Berdasarkan hasil pengecekan TKP, jarak ventilasi dengan dasar lantai tempat ASN Karanganyar itu gantung diri sekitar 220 sentimeter. Evakuasi ASN itu dilakukan personel dari BPBD Karanganyar.

Setelah itu dokter Puskesmas Karanganyar melakukan visum luar. Berdasarkan hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan fisik pada tubuh ASN tersebut.

Baca Juga: Terungkap, Ini Identitas Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang di Sragen

“Dari hasil pengecekan motifnya memang gantung diri. Tidak ada tanda kekerasan. Saat ditemukan korban dalam keadaan menjulurkan lidah kekakuan mayat baru di rahang dan meninggal karena tidak bisa bernapas. Diperkirakan korban sudah meninggal selama dua jam [sebelum ditemukan],” imbuh Kapolsek.

Setelah diperiksa oleh tim medis Puskesmas Karanganyar, jasad DP langsung diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Belum diketahui apa motif DP nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya