Arus Balik Karanganyar: Pengemudi Tak Punya Hasil Rapid Test, 18 Kendaraan Diminta Putar Balik

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, 18 kendaraan yang diminta putar balik merupakan kendaraan pribadi.
SHARE
Arus Balik Karanganyar: Pengemudi Tak Punya Hasil Rapid Test, 18 Kendaraan Diminta Putar Balik
SOLOPOS.COM - Jalur Alternatif Tawangmangu- Sarangan Lengang (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR - Polres Karanganyar meminta sebanyak 18 kendaraan untuk putar balik dan tidak melanjutkan perjalanan dalam giat filterisasi arus balik yang dilakukan di Cemoro Kandang dan Tawangmangu pada Rabu (26/5/2020) hingga Kamis (28/5/2020). Seluruh kendaraan tersebut diminta putar balik karena berbagai alasan.

Mau Rapid Test Mandiri dan Bikin Surat Sehat di RSUD Karanganyar? Siapkan Rp440.000!

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, mengatakan penyekatan Cemoro Kandang berlapis dua dengan Tawangmangu. Menurutnya banyak pengunjung untuk berwisata. Namun, lantaran adanya penyekatan dan wisata yang masih tutup akhirnya pengendara kembali.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

“Untuk penyekatan tambah lagi tujuh hari karena menjadi perintah dari pusat. Untuk yang mau berwisata kami minta kembali karena masih tutup semua. Kami sedang menggodok formula untuk tempat wisata menuju new normal. Tempat wisata dan tempat makan kami fokuskan juga,” kata dia.

Simulasi New Normal Pasar di Karanganyar, Ini Paling Sulit Diterapkan

Arus Balik di Karanganyar

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami, mengatakan selama giat tersebut beberapa kendaraan diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan. Hal ini lantaran pengemudi tidak bisa menunjukan surat sehat yang dilampirkan hasil rapid test dan alasan melakukan perjalanan yang tidak berstatus darurat. Sehingga, pengemudi tersebut tidak diperbolehkan melintasi wilayah antar kota dan provinsi.

“Kemarin itu kami memang bersama BKO dari Polda Jateng meminta beberapa pengemudi untuk kembali. Karena ada yang hanya jalan-jalan dan kami tidak bolehkan sesuai aturan yang ada. Mereka juga tidak bisa menunjukan surat sehat. Rata-rata itu yang dari arah Jawa Timur mau masuk ke Karanganyar,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat (29/5/2020).

Persiapan New Normal, 234 Polisi di Karanganyar Patroli Disiplinkan Warga

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, 18 kendaraan yang diminta putar balik saat arus balik di Karanganyar merupakan kendaraan pribadi. Sedangkan untuk sepeda motor dan angkutan umum dari data tersebut masih nihil dan tidak ada yang diminta untuk putar balik.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago