Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Apakah Menggelar Pesta Pernikahan Wajib? Begini Hukumnya Menurut Islam

Apakah menggelar pesta pernikahan wajib dilakukan? Berikut ini hukumnya menurut Islam dari pandangan Nahdlatul Ulama, NU online.
SHARE
Apakah Menggelar Pesta Pernikahan Wajib? Begini Hukumnya Menurut Islam
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pramusaji/sinom dalam tradisi ladosan dhahar kembul bujana di pernikahan wong Solo. (Surakarta.go.id)

Solopos.com, SOLO — Pesta pernikahan kerap dianggap sebagai hal yang wajib diadakan keluarga pengantin. Terkait hal tersebut, banyak yang bertanya-tanya mengenai hukum menggelar pesta pernikahan menurut Islam, apakah diwajibkan?

Sudah menjadi tradisi di masyarakat, setelah digelar acara akad nikah akan diadakan pesta pernikahan, baik itu digelar di rumah maupun gedung.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Pesta pernikahan ini diadakan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah SWT karena sudah dipertemukan dengan jodohnya.

Akan tetapi, banyak yang belum mengetahui hukum menggelar pesta pernikahan menurut Islam. Apalagi masyarakat beranggapan pesta pernikahan wajib diadakan.

Baca Juga: Hukum Datang Telat Salat Jumat Menurut Pandangan NU

Menurut keterangna Nahdlatul Ulama dalam situs resminya, NU online, salah satu kesunahan pernikahan adalah mengadakn walimah, yang artinya berkumpul. Secara syariah, walimah didefinisikan sebagai undangan jamuan makan pasca pernikahan.

Syekh Muhammad bin Qasim dalam kitab Fathul Qarib mengatakan hukum menggelar pesta pernikahan menurut islam adalah sunah.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Baca Juga: Jangan Asal! Begini Urutan Potong Kuku Menurut Islam

“Walimah pernikahan hukumnya disunahkan. Yang dimaksud dalam hal ini ialah jamuan makan ketika pernikahan. Paling sedikit hidangan bagi orang mampu ialah seekor kambing, dan bagi orang yang kurang mampu, hidangannya apa pun semampunya.”

Dari pemaparan di atas, mengadakan jamuan makan atau walimah nikah, hukumnya adalah sunah, dan minimal hidangan ialah seekor kambing bagi yang mampu atau bagi yang tidak mampu maka dipersilakan menghidangkan jamuan semampunya.

Baca Juga: Hukum Mencabut Uban atau Rambut Putih dalam Islam

Adapun waktu terbaik untuk melaksanakan walimah ialah pascaakad nikah. Sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi pernah melaksanakan akad nikah di pagi hari, dan mengadakan jamuan makan walimah di siang harinya.

Kilas Balik 2022 - Emagz Solopos

Baca Juga: Hukum Perjodohan dalam Islam Menurut Pandangan NU

 

 



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode