top ear
Antivirus corona berbahan eukaliptus buatan Kementerian Pertanian (pertanian.go.id)
  • SOLOPOS.COM
    Antivirus corona berbahan eukaliptus buatan Kementerian Pertanian (pertanian.go.id)

Antivirus Corona Eukaliptus Buatan Kementan Bisa Bunuh Virus hingga 100%

Penelitian antivirus corona berbahan eukaliptus ini sebenarnya adalah hasil identifikasi melalui beberapa tanaman herbal dari jamu-jamuan.
Diterbitkan Senin, 11/05/2020 - 04:25 WIB
oleh Solopos.com/Danang Nur Ihsan
2 menit baca

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan antivirus corona berbahan eukaliptus di Agriculture War Room (AWR).

Produk inovasi ini merupakan hasil uji laboratorium para peneliti pertanian yang dinilai mampu menangkal penyebaran virus.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang didampingi Kepala Balitbangtan Fajry Jufri dan Sekretaris Jenderal Kementan Momon Rusmono mengatakan terobosan ini memiliki hasil pengujian eukaliptus terhadap virus influenza, virus Beta, dan gamma corona yang menunjukkan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.

Pekan Ini, Wartawan dan Pedagang di 3 Pasar Tradisional Sragen Ini Bakal Jalani Rapid Test

”Bahkan Balitbangtan membuat beberapa prototipe eukaliptus dengan nano teknologi dalam bentuk inhaler, roll on, salep, balsem, dan defuser. Kami akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar virus Covid-19,” kata Syahrul saat peluncuran di Jakarta, Jumat (8/5/2020), sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementan.

Sebagai informasi, saat ini ada sekitar 700 jenis eukaliptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam.

Namun, bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus, termasuk eukaliptus bisa dikembangkan menjadi antivirus corona.

Ilmuwan ASU Teliti Kemungkinan Virus Corona Melemah Usai Mutasi

”Insya Allah ini akan berhasil. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk takut terhadap virus ini, tetapi kita juga harus terus waspada. Saya berharap inovasi ini bisa cepat dibagikan kepada masyarakat luas,” katanya.

Tanaman Herbal

Kepala Balitbang Fajry Jufri menjelaskan penelitian antivirus corona berbahan eukaliptus ini sebenarnya adalah hasil identifikasi melalui beberapa tanaman herbal dari jamu-jamuan seperti temulawak, jahe, jambu biji, dan minyak Atsiri.

Kemudian setelah dilakukan uji efektivitas bahan aktif yang terkandung di dalamnya, maka langkah selanjutnya adalah membawa hasil penelitian ke laboratorium.

Susul Warga Gilingan, IRT Difabel Asal Mangkubumen Solo Sembuh Dari Covid-19

Baru setelahnya inovasi ini bisa diarahkan sebagai produk kekebalan tubuh dan tahan terhadap paparan virus. Antivitus corona berbahan eukaliptus buatan Kementan ini pun sudah dicoba ke pasien positif Covid-19.

“Kami sudah mencobanya ke paduan yang terpapar virus Covid-19 dan hasilnya sangat baik. Namun untuk itu kita masih harus menunggu untuk dapat didistribusikan,” kata dia.

Peneliti LIPI Sebut Virus Corona Ada di Sperma Pasien Covid-19

Di samping itu, manfaat dari eukaliptus ini adalah melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut.

“Dalam waktu dekat kita akan kembangkan secara luas sesuai arahan dan Presiden dan Menteri Pertanian,” tutupnya.


Editor : Profile Danang Nur Ihsan
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini