Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Antisipasi Copet, Polisi Solo Berkeliling di Acara Car Free Day

Keberadaan polisi di car free day tersebut sebagai bentuk antisipasi terhadap aksi copet yang marak terjadi di lokasi bersantai tersebut.
SHARE
Antisipasi Copet, Polisi Solo Berkeliling di Acara Car Free Day
SOLOPOS.COM - Kepadatan pengunjung car free day (CFD) di Jl Slamet Riyadi, Solo, Minggu (22/5/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Aparat Polresta Solo akan berjaga di sepanjang Jl. Slamet Riyadi, tempat dilangsungkannya car free day (CFD), Minggu (5/6/2022).

Keberadaan polisi di car free day tersebut sebagai bentuk antisipasi terhadap aksi copet yang marak terjadi di lokasi bersantai tersebut.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Laman resmi Pemkot Solo, https://surakarta.go.id memberitakan, tugas untuk menangani copet berada di tangan kepolisian.

“Terkait permasalahan tersebut, Polri telah melakukan evaluasi untuk menangani kasus copet di CFD. Tertulis dalam Undang-undang bahwa copet masuk sebagai tindakan kriminal, yang mana pengaturannya menjadi kewenangan Polri. Adapun tindak lanjut terhadap permasalahan tersebut, yaitu akan dilakukan patroli bersama oleh pihak-pihak berwenang, sebagai bentuk antisipasi,” tulis situs tersebut seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (4/6/2022).

Baca Juga: Awas! Copet Beraksi di Car Free Day Solo

Secara berkala, akan ada petugas yang bergantian keliling untuk memastikan keamanan pengunjung.

Jika ditemukan ada kasus pencopetan, maka dapat segera ditangani.

Selain itu, petugas juga akan aktif mengingatkan agar masyarakat selalu waspada di tengah keramaian.
Sementara, pengunjung diharapkan untuk tetap menjaga dan tidak lengah terhadap barang bawaannya serta meminimalkan memakai perhiasan atau membawa barang-barang berharga di tempat umum.

Baca Juga: Begini Suasana Solo Car Free Day Pertama Setelah 2 Tahun Vakum

“Sebab berdasarkan kasus yang sudah terjadi, pencopet akan mengincar orang-orang yang terlihat mencolok memakai perhiasan dan seringkali melancarkan aksinya dengan merobek tas korban. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang solid antara pengunjung dan aparat, agar tercipta CFD yang nyaman dan aman.”



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode