top ear
Anggaran Pemindahan Ibu Kota Belum Bisa Masuk RAPBN 2020, Ini Penyebabnya
  • SOLOPOS.COM
    Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi keynote speaker dalam The 14th Gaikindo International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. (Bisnis - Felix Jody Kinarwan)

Anggaran Pemindahan Ibu Kota Belum Bisa Masuk RAPBN 2020, Ini Penyebabnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melihat jumlah pembiayaan yang tercantum dinilai belum signifikan. "Ini karena masih dalam kajian awal. Bila masterplan dan dasar hukumnya belum selesai kami belum bisa mengkajinya dengan komprehensif," kata Sri Mulyani.
Diterbitkan Selasa, 27/08/2019 - 15:45 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
1 mnt baca -

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum dapat memastikan kesediaan anggaran untuk pemindahan ibu kota dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Hal tersebut disampaikan setelah pidatonya pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPR Terhadap RAPBN 2020 di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Sri Mulyani mengatakan sejumlah pihak terkait pemindahan ibu kota. Di antaranya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyediakan beberapa pos pembiayaan yang dapat dimasukkan dalam RAPBN 2020.

Meskipun begitu, dia melihat jumlah pembiayaan yang tercantum dinilai belum signifikan. "Ini karena masih dalam kajian awal. Bila masterplan dan dasar hukumnya belum selesai, kami belum bisa mengkajinya dengan komprehensif," kata Sri Mulyani.

Dia melanjutkan pihaknya juga akan mempelajari masterplan pemindahan ibu kota yang dirancang oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal ini dilakukan agar pembiayaan yang muncul dalam anggaran tidak menimbulkan efek negatif bagi perekonomian Indonesia ke depannya.

Senin (26/8/2019) lalu, Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Lokasi ibukota baru terletak pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian lainnya di Kabupaten Kutai Kartanaegara Provinsi Kalimantan Timur.


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini