Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Alkohol Murni Dicampur Air Mineral, 9 Orang di Jepara Meninggal

Polisi menangkap penjual miras oplosan yang menyebabkan sembilan orang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia.
SHARE
Alkohol Murni Dicampur Air Mineral, 9 Orang di Jepara Meninggal
SOLOPOS.COM - Ilustrasi miras oplosan (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, JEPARA — Sebanyak sembilan orang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia seusai menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan. Miras oplosan yang menyebabkan sembilan orang meninggal itu berbahan dasar alkohol murni atau etanol, yang dicampur dengan air mineral.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Fachrur Rozi, Jumat (4/2/2022). Rozi mengatakan saat ini pihaknya telah menetapkan penjual miras oplosan, P, sebagai tersangka.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Miras opolosan itu dihasilkan dari campuran etanol ditambah dengan air mineral. P juga menyediakan makanan, softdrink dan minuman saset berbagai rasa,” ujar Rozi, dikutip dari Murianews, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Bahaya! Gegara Pesta Miras Oplosan, 8 Orang di Jepara Merenggang Nyawa

Sekadar informasi, pesta miras oplosan yang berujung maut ini digelar di warung angkringan milik P yang terletak di Dukuh Ngipik, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (29/1/2022) siang hingga Minggu (30/1/2022) dini hari.

Pesta miras ini diikuti 17 orang. Dari 17 orang itu, sembilan orang meninggal dunia, tujuh orang dirawat di rumah sakit, dan dua orang di antaranya belum diketahui keberadaanya.

Kesembilan orang yang ikut pesta miras oplosan itu meninggal dunia secara berurutan mulai Minggu malam hingga Rabu (2/2/2022) siang.

Rozi mengungkapkan awalnya P tidak mengakui jika dirinya menjual miras oplosan yang menewaskan 9 orang di Jepara itu. Dalam pemeriksaan awal, P menyebut jika korban membawa miras sendiri ke warungnya. P juga mengaku hanya menyediakan softdrink, perasa minuman, dan makanan.

Baca juga: Ora Kapok! 2 Remaja Tewas Akibat Miras Oplosan di Tasikmalaya

Akan tetap dari hasil penyidikan aparat Polres Jepara akhirnya diketahui jika P menjual miras racikan, atau oplosan kepada pelanggannya. P juga mengakui jika belajar meracik miras dari temannya yang juga berjualan miras oplosan, AJ, di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji.

“Terhadap P ini kami tetapkan sebagai tersangka. Beberapa barang bukti sudah kami sita,” terang Rozi, Jumat (4/2/2022).

Dari P, Polisi menyita barang bukti berupa 40 liter etanol atau alkohol murni yang dikemas dalam beberapa jeriken. Selain itu, Polisi juga mengamankan satu set alat pengoplos dan satu alat pengukur kadar alkohol.

“Barang bukti kami dapatkan di rumah orang tua tersangka. Barang bukti disembunyikan setelah P mengetahui ada korban jiwa akibat miras yang dia jual itu.”



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode