Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Sejumlah pengguna jalan melintas di kawasan Gladak Jl Slamet Riyadi Solo, Kamis (11/11/2021) siang. (Solopos/Kurniawan)
Espos Plus Soloraya

Alasan di Balik Usulan Provinsi Soloraya Sejak Dulu Selalu Gagal

Usulan membentuk Soloraya sebagai provinsi baru yang terlepas dari Jawa Tengah sejak dulu selalu hanya menjadi wacana.

Solopos.com, SOLO — Usulan menjadikan kawasan Soloraya sebagai provinsi baru di luar Jawa Tengah sudah lama mengemuka. Akan tetapi, selama ini usulan tersebut selalu gagal terwujud karena berbagai alasan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sempat menyatakan bahwa usulan tersebut tidak relevan dan tidak ada urgensinya.

Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada 2019 lalu yang menyebutkan sudah saatnya Soloraya dimekarkan dari Provinsi Jawa Tengah. Dalam gagasannya, provinsi baru ini bukan hanya meliputi wilayah eks-Keresidenan Surakarta, yaitu Kota Solo, Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Klaten, dan Boyolali, saja, tetapi juga tiga daerah di Jawa Timur yang lokasinya berbatasan langsung dengan kawasan ini. Adapun ketiga daerah itu adalah Magetan, Ngawi, dan Madiun. Dengan demikian, provinsi baru dalam pandangan Juliyatmono itu terdiri dari 10 kabupaten/kota.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
ISSN BRIN
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode