Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

AGENDA SEMARANG : Urban Social Forum di SMAN 1 Semarang Diikuti 1.000 Peserta

SHARE
AGENDA SEMARANG : Urban Social Forum di SMAN 1 Semarang Diikuti 1.000 Peserta
SOLOPOS.COM - Poster USF ke-4 yang akan diselenggarakan di SMAN 1 Semarang, Jl. Taman Menteri Supeno No.1, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/12/2016). (Semarangpos.com/JIBI/Istimewa)

Agenda tahunan Urban Social Forum akan digelar di SMA Negeri 1 Semarang dan diperkirakan akan dihadiri 1.000 peserta.

Semarangpos.com, SEMARANG – Urban Social Forum (USF) ke-4 akan digelar di SMA Negeri 1 Semarang, Jl. Taman Menteri Supeno No. 1, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (3/12/2016). Acara yang diselenggarakan Yayasan Kota Kita tersebut diperkirakan akan dihadiri 1.000 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pihak penyelenggara mengabarkan bahwa USF ke-4 akan mendiskusikan isu-isu perkotaan sekaligus solusi dari segenap warga kota, baik dari Semarang maupun kota lain di Indonesia. Kegiatan tersebut juga melibatkan aktivis sosial, akademisi, pemerintah kota, kawula muda, praktisi, komunitas kreatif, dan warga kota.

Agenda tahunan ini juga bertujuan memberi ruang bagi semua orang yang datang dari berbagai penjuru Indonesia untuk berdiskusi dan membangun gagasan tentang kota idaman serta visi untuk perubahan. Pihak penyelenggara USF ke-4 itu akan mengajak semua peserta untuk berdiskusi tentang cara membangun kota menjadi lebih baik.

Direktur Eksekutif Organisasi Handicap Nusantara yang juga aktivis hak asasi manusia, Risnawati Utami, mengungkapkan syarat untuk mewujudkan kota yang inklusif dan tangguh adalah dengan memfasilitasi partisipasi masyarakat dan memastikan keikutsertaan masyarakat dalam memecahkan permasalah lingkungan.

“Melalui proses tersebut, kota senantiasa dapat memperhatikan keberadaan infrastruktur, kebijakan, dan norma sosial yang mendukung aksesibilitas, mobilitas, dan penerimaan mereka [golongan marjinal] sebagai warga kota sepenuhnya.” imbuhnya seperti dikutip siaran pers Yayasan Kota Kita yang diterima Semarangpos.com, Kamis (1/12/2016).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Kota Kita Ahmad Rifai mengungkapkan bahwa USF senantiasa menyediakan ruang terbuka untuk para aktivis dan masyarakat untuk saling belajar satu sama lain, untuk berdiskusi, dan bertukar pengalaman, serta menjalin persahabatan. “Pertemuan satu hari ini adalah awal dari kerja bersama antara para aktivis dari seluruh Indonesia dan dunia” ujarnya.

USF adalah acara tahunan yang memberi ruang bagi aktivis sosial, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pegiat isu perkotaan dari seluruh penjuru Indonesia untuk berkumpul. USF pertama diadakan pada 2013 lalu di Solo dengan 120 peserta dari seluruh Indonesia.

Forum kedua diadakan di tempat yang sama dengan 300 peserta. Pada 2015 di Kota Surabaya, USF dihadiri lebih dari 1,000 orang dari 22 kota di Indonesia. Yayasan Kota Kita yang menggagas Forum tersebut selalu didukung kesukarelaan dari berbagai individu dan organisasi dari seluruh Indonesia. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode