Ada 70 RT di Jateng Berstatus Zona Merah, Dinkes Sarankan Lockdown

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, mengimbau RT yang jadi zona merah melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Ada 70 RT di Jateng Berstatus Zona Merah, Dinkes Sarankan Lockdown
SOLOPOS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo. (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, SEMARANG -- Sebanyak 70 wilayah rukun tetangga (RT) di Jawa Tengah (Jateng) berstatus zona merah atau tingkat risiko persebaran Covid-19 sangat tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr. Yulianto Prabowo, mengatakan total ada 200.000 lebih RT di Jateng. Dari jumlah sebanyak itu, 70 RT di antaranya berstatus zona merah Covid-19. "Dari 200.000 RT itu, yang dinyatakan zona merah ada 70. Itu tersebar di seluruh wilayah di Jateng," ujar Yulianto saat dijumpai Semarangpos.com di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).

Meski demikian, Yulianto tidak memiliki data berapa RT yang berstatus zona merah itu yang melakukan lockdown atau penutupan akses keluar masuk ke wilayahnya. Ia pun menyarankan agar RT yang berstatus zona merah atau memiliki tingkat penularan Covid-19 tinggi untuk melakukan lockdown atau penutupan sementara.

Baca Juga: Pendaftaran PPDB Online Jateng Dibuka, SMA/SMK Negeri Hanya Tampung 42% Lulusan SMP

"Seharusnya sih kalau sudah zona merah melakukan lockdown. Itu juga sejalan dengan instruksi pemerintah terkait mikro zonasi atau micro lockdown," terang Yulianto.

Ia mengatakan tujuan dari micro lockdown adalah mengantisipasi persebaran Covid-19 mulai dari wilayah terkecil, yakni RT.

"Kalau di tingkat penerapan lockdown masih bisa. Semua kegiatan di wilayah RT itu berhenti minimal sepekan lah. Nanti kebutuhan warga dicukupi. Kalau se-Indonesia berhenti susah. Semua kegiatan berhenti, termasuk ekonomi, sulit. Makanya, perlu kebijakan micro lockdown," tuturnya.

Baca Juga: Banyumas Akhirnya Tempuh Opsi RS Darurat Covid-19

Tambah 3.252 Kasus Baru

Yulianto pun mengaku kondisi terkini persebaran kasus Covid-19 di Jateng saat ini memang tengah melonjak. Berdasarkan data Satgas Covid-19 nasional per Senin (21/6/2021) ada tambahan kasus baru sekitar 3.252 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus Covid-19 di Jateng mencapai 230.400 orang. Perinciannya, kasus aktif mencapai 36.943, kasus sembuh 193.457, dan kasus kematian mencapai 9.955 jiwa.

Sementara data di corona.jatengprov.go.id, ada tambahan kasus baru per 21 Juni 2021 mencapai 1.948 orang. Sementara total kasus Covid-19 mencapai 232.884 orang, dengan perincian 18.095 kasus aktif, 199.911 kasus sembuh, dan 14.878 kasus kematian.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago