Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Ada 52 jabatan Perangkat Desa di Karanganyar Kosong, Kapan Diisi?

Pengisian perangkat desa di Karanganyar sepenuhnya dibiayai oleh APBDes. Sehingga pelaksanannya bergantung kemampuan keuangan masing-masing desa.
SHARE
Ada 52 jabatan Perangkat Desa di Karanganyar Kosong, Kapan Diisi?
SOLOPOS.COM - ilustrasi (JIBI/dok)

Solopos.com, KARANGANYAR — Ada 52 posisi perangkat desa (perdes) yang kosong di Karanganyar. Pelaksanaan seleksi pengisian perdes disesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes).

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, 52 posisi perdes yang kosong tersebut tersebar di 42 desa pada 13 kecamatan. Belasan kecamatan tersebut yakni Kerjo, Jumapolo, Gondangrejo, Jumantono, Jenawi, Karangpandan, Tasikmadu, Jaten, Kebakkramat, Ngargoyoso, Colomadu, Tawangmangu, dan Jatipuro.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Jabatan perdes yang kosong itu antara lain kepala dusun (kadus), kepala urusan (kaur), dan kepala seksi (kasi).

Baca Juga: Pertunjukan Rakyat Tratap nJingkat Karanganyar Berjaya di Jawa Tengah

Ada beberapa posisi perdes yang kosong, namun tidak akan diisi karena beberapa alasan. Di antaranya adalah penataan oleh pemerintah desa dengan melakukan mutasi dari jabatan lain. Ada juga beberapa desa yang akan melakukan penggabungan dusun sehingga jumlah perangkat desanya menjadi lebih ramping.

Selain itu, Dispermades juga mencatat adanya alasan yang berkaitan dengan pendanaan. Pemerintah desa tidak mengalokasikan pengisian perdes pada APBDes mereka.

Kepala Dispermades Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto, mengatakan pengisian 52 perdes tersebut sebagian masih dalam proses permohonan izin kepada Bupati Karanganyar.

Baca Juga: Karanganyar Musim Hajatan, Jangan Kaget Jika Didatangi Satgas Covid-19

“Tapi ada empat kecamatan yang sebagian permohonannya sudah diterima, yaitu Ngargoyoso, Matesih, Colomadu, dan Gondangrejo,” ujarnya, Jumat (26/11/2021).

Ia menambahkan, seleksi pengisian perdes ini memang seluruhnya didanai oleh APBDes masing-masing. Sehingga teknis dan waktu pelaksanaannya tergantung dari kemampuan APBDes. Artinya, jika APBDes mampu membiayai tahun ini, makan pengisian bisa dilakukan tahun ini. Jika tidak, bisa dilaksanakan tahun-tahun berikutnya.

“Kalau tahun ini bisa dianggarkan, silakan. Tapi kalau belum, [pengisiannya] tahun depan juga tidak masalah. Yang penting jangan dipaksakan,” imbuh Sundoro.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode