9 Warga Madiun Terpapar Covid-19 Varian Omicron, dari Klaster Bank?

Sembilan warga Kota Madiun terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. Sebagian yang terpapar varian Omicron berasal dari klaster kantor BNI Cabang Madiun.
SHARE
9 Warga Madiun Terpapar Covid-19 Varian Omicron, dari Klaster Bank?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi varian baru Covid-19, Omicron. (Freepik.com)

Solopos.com, MADIUN — Sembilan warga Kota Madiun terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. Sebagian yang terpapar varian Omicron berasal dari klaster kantor BNI Cabang Madiun.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Madiun, Juvita Rosa, mengatakan ada sembilan orang yang diketahui positif Covid-19 varian Omicron.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Hal ini diketahui setelah hasil pemeriksaan whole genome squences (WGS) yang dikirim ke Surabaya telah keluar.

Baca Juga: Pedagang Pindah, Pasar Bunga Stadion Wilis Madiun Tinggal Kenangan

Juvita menyampaikan pada Sabtu (22/1/2022) juga terdata ada tambahan lima kasus positif Covid-19. Lima orang yang positif ini merupakan warga Kelurahan Nambangan Lor, Josenan, Kanigoro, Klegen, dan Taman.

“Untuk yang positif hari ini ada yang dari karyawan BNI dan ada yang bukan,” jelas dia.

Dengan tambahan lima kasus tersebut, total ada 23 kasus Covid-19 di Kota Madiun. Lima orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 18 orang dirawat di isolasi terpadu.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan telah mengirim sampel warga yang terdeteksi positif Covid-19 ke Surabaya untuk diperiksa apakah terjangkit varian Omicron atau tidak.

Dia meminta kepada masyarakat untuk terus disiplin protokol kesehatan. Jangan sampai masyarakat lalai dalam prokes.

Baca Juga: Waspada! Sudah Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan karyawan salah satu bank BUMN di Madiun dan dua anggota keluarga karyawan terpapar Covid-19.

Saat ini, kantor bank pelat merah milik BUMN yang berada di Kota Madiun itu ditutup selama tiga hari, mulai Selasa-Kamis (18-20/1/2022).

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan klaster penularan Covid-19 di salah satu bank pelat merah milik BUMN itu terdeteksi setelah satu orang anak karyawan bank tersebut mengeluh batuk-batuk saat dirawat di Rumah Sakit Santa Clara Madiun.

Selanjutnya, anak itu diperiksa menggunakan rapid test antigen. Hasilnya menujukkan positif Covid-19.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago