[x] close
9 Motor Balap Liar Ditinggal Saat Kena Razia di Karanganyar, Polisi: Ayo Ndang Diambil!
Solopos.com|soloraya

9 Motor Balap Liar Ditinggal Saat Kena Razia di Karanganyar, Polisi: Ayo Ndang Diambil!

Satlantas Polres Karanganyar sudah mengantongi identitas pemilik sembilan sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya saat polisi menggelar operasi balap liar di Jalan Raya Solo-Sragen.

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satlantas Polres Karanganyar sudah mengantongi identitas pemilik sembilan sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya saat polisi menggelar operasi balap liar di Jalan Raya Solo-Sragen pada Sabtu (10/4/2021) dini hari WIB.

Sayangnya, hingga Senin (12/4/2021) pagi tadi belum ada satu pun sepeda motor yang diambil pemiliknya. Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu Setyabudi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla, menyampaikan hal itu saat ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, Senin.

Baca Juga: Pengunjung Serbu Wisata Air di Klaten Saat Padusan, Pemkab Belum Temukan Pelanggaran Prokes

"Belum diambil, belum ada yang ke sini. Kemungkinan hari ini [ada yang datang untuk mengambil]. Kami tunggu niat baik pemilik sembilan kendaraan untuk datang. Sudah [tahu pemilik sembilan sepeda motor]. Ada pemilknya, tapi memang ada yang telat pajak dan berknalpot brong," kata Anggoro.

Polisi akan menerapkan sanksi tilang kepada sembilan pemilik sepeda motor itu. Selain kena tilang, polisi juga akan memanggil orang tua pemilik sepeda motor dan Ketua RT setempat. Langkah itu diambil sebagai bentuk edukasi terhadap pengendara motor tersebut.

"Balap liar itu berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kami libatkan pak RT untuk membantu kami mengawasi warganya. Terutama remaja agar tidak menonton atau malah ikut aksi balap liar," tutur dia.

Baca Juga: Warga Jogja Tipu Teman dengan Kedok Investasi Emas, Habiskan Rp785 Juta Untuk Foya-Foya

Anggoro kembali menyampaikan bahwa polisi sudah memantau lima lokasi yang diduga kerap menjadi lokasi balap motor liar di Karanganyar. Lima lokasi tersebut Jalan Raya Solo-Sragen tepatnya di depan SPBU Waru, Kebakkramat; Jalan Raya Solo-Karangpandan tepatnya di Popongan; sekitar Waduk Lalung; Ringroad Sroyo; dan Jambangan, Mojogedang. Selain lokasi, polisi juga sudah mengantongi jam-jam tertentu yang sering dimanfaatkan untuk menyelenggarakan balap liar.

"Biasanya ngabuburit sahur. Tidak usah nekat balap liar daripada ketemu kami di kantor polisi. Patroli intensif menjelang buka puasa dan sahur itu pasti."



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago