8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.
SHARE
8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi ibadah haji. (freepik)

Solopos.com, KLATEN — Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten hingga kini masih melakukan proses konfirmasi untuk memastikan para calhaj menghendaki berangkat tahun ini atau memilih menunda.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Klaten, Wahib, mengatakan klaten mendapatkan kuota dengan nomor urut kursi sebanyak 493 calhaj. Jumlah itu sesuai dengan data dari Jawa Tengah.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Jumlah tersebut belum bisa dipastikan lantaran masih menunggu proses konfirmasi kepada para calhaj. Proses konfirmasi dilakukan mulai Senin (9/5/2022) hingga Jumat (20/5/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Proses konfirmasi dilakukan untuk memastikan apakah calhaj yang masuk kursi pemberangkatan tahun ini memilih menunda atau tetap berangkat. Selain itu, ada proses mutasi masuk atau keluar.

“Kuota fix, nanti setelah tanggal 20 Mei 2022. Kalau ada yang mundur di Klaten, nanti bisa jadi diisi bukan dari Klaten. Bisa dari kabupaten lain berdasarkan nomor urut kursi terkecil di Jawa Tengah,” kata Wahib saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: Lama Banget Lur! Ini Daftar Tunggu Haji di Klaten

Wahib menjelaskan hingga Selasa (17/5/2022), ada delapan calhaj Klaten yang memilih menunda pemberangkatan tahun ini. Selain itu, ada dua calhaj mutasi masuk, atau dari luar daerah ikut pemberangkatan di Klaten.

“Ada satu calhaj mutasi keluar atau dari Klaten memilih pemberangkatan melalui daerah lain,” katanya.

Wahib menjelaskan alasan penundaan keberangkatan haji meski sudah memperoleh kursi, yakni tak bisa berangkat ke tanah suci bersama anggota keluarga mereka. Hal itu menyusul ada kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi membatasi usia calhaj yang diizinkan berangkat maksimal 65 tahun.

“Tahun ini ada kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi bahwa yang bisa masuk Arab Saudi berusia maksimal 65 tahun, ditentukan per 30 Juni 2022. Dimungkinkan ada suami atau istri yang salah satunya tidak masuk kursi keberangkatan tahun ini karena pembatasan usia. Sehingga memilih menunda keberangkatan,” jelas Wahib.

Baca Juga: Sempat Tertunda Berangkat 2020, 1.171 Calhaj Klaten Tunggu Kuota 2022

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com sebelumnya, keberangkatan 1.170 calhaj Klaten ke tanah suci tertunda sejak 2020 gara-gara pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Klaten, Hariyadi, mengatakan dibukanya keran pemberangkatan haji tahun ini memberi angin segar para calhaj.

Kemenang Klaten terus melakukan sejumlah persiapkan agar pada saatnya nanti diberangkatkan para calhaj yang mendapatkan kursi pemberangkatan tahun ini sudah siap.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago