Foto udara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (27/8/2021).(Antara/Ahmad Subaidi)
Solopos.com|news

76% Rencana Pembangunan PLTU Berbahan Bakar Batu Bara Batal

Ekonomi batu bara menjadi semakin tidak kompetitif dibandingkan dengan energi terbarukan, sementara risiko aset telantar berkecenderungan makin meningkat.

Solopos.com, SOLO — Kebijakan coal phasing out Indonesia berperan penting dalam transformasi energi secara global. Laporan terbaru yang diterbitkan oleh E3G, sebuah lembaga think tank yang berbasis di Eropa, mengungkapkan 76% rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara batal setelah penandatanganan Kesepakatan Paris (Paris Agreement) 2015.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Kata Kunci : PLTU batu bara sistem kelistrikan energi terbarukan krisis iklim Emisi Gas Rumah Kaca
Tersisa 81.257 Pelajar Klaten Belum Divaksin, Pekan Depan Jadi Prioritas Vaksinasi
Tersisa 81.257 Pelajar Klaten Belum Divaksin, Pekan Depan Jadi Prioritas Vaksinasi
Round Up: Sengketa Lahan Warga vs Citraland Berujung Viralnya Surat Terbuka Brigjen Junior
Round Up: Sengketa Lahan Warga vs Citraland Berujung Viralnya Surat Terbuka Brigjen Junior
Naik Lagi? Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 22 September 2021
Naik Lagi? Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 22 September 2021
Disebut Candi Asu, Ini Wujud Yoni di Tengah Sawah Klaten Terdampak Tol Solo-Jogja
Disebut Candi Asu, Ini Wujud Yoni di Tengah Sawah Klaten Terdampak Tol Solo-Jogja

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago