[ X ] CLOSE

7 Anak Perusak Makam di Solo Berstatus Tersangka, Begini Penyelesaian Hukumnya

Motif perusakan makam di Solo oleh anak-anak itu bermacam-macam seperti bermain-main, ada yang diduga sengaja.
7 Anak Perusak Makam di Solo Berstatus Tersangka, Begini Penyelesaian Hukumnya

Solopos.com, SOLO — Polisi telah menetapkan anak-anak pelaku perusakan makam di permakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, sebagai tersangka.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Kamis (1/7/2021), mengatakan motif perusakan itu bitu ermacam-macam seperti bermain-main namun ada yang diduga sengaja. Apa pun itu, lanjut dia, perusakan makam benar terjadi.

Menurut Kapolresta, pihaknya telah menggelar serangkaian gelar perkara dan telah menentukan tujuh orang anak berkonflik dengan hukum yang diduga merusak makam.

Baca juga: Saksi Ungkap Detik-Detik Awal Kebakaran Toko Besi Rojo di Kawasan Tugu Lilin Pajang Solo

Lalu, sesusai amanat Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dari tujuh anak itu dibagi dua penyelesaian hukum. Usia anak-anak di atas 12 tahun di bawah 18 tahun melalui proses diversi.  Hal itu berdasarkan amanat undang-undang yang mewajibkan proses diversi pada setiap tingkat pemeriksaan.

Putusan Tiga Pilar

Proses itu mempertemukan seluruh pihak yakni anak, korban, pekerja sosial, psikolog anak, orang tua anak, dan tokoh masyarakat. Lalu anak-anak di bawah 12 tahun melalui putusan tiga pilar yakni penyidik kepolisian, pekerja sosial, dan Bapas Solo.

“Anak-anak di bawah 12 tahun Bapas memeriksa dan meneliti dan memutuskan dikembalikan ke orang tua atau rekomendasi lain seperti pembinaan lanjutan kepada anak,” papar dia.

Baca juga: Gampang Banget, Daftar Ulang PPDB SD-SMP di Solo 5-6 Juli 2021 Secara Online

Ia memerinci dari tujuh anak itu satu orang menjalani proses diversi dan enam anak lain melalui putusan tiga pilar.

“Keputusan tiga pilar maupun kesepakatan diversi nantinya akan kami ajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo untuk mendapatkan penetapan. Dasar penetapan itu lah bagi Polri untuk melakukan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara),” papar dia.

Sementara itu, nasib kuttab tempat belajar anak, kemungkinan akan pindah dari lokasi saat ini.

“Dari pengurus kuttab berencana akan pindah dari tempat tersebut. Dari hasil pertemuan pengurus, RT, RW dan pemilik kontrakannya bakal pindah lokasi,” papar dia.

Baca juga: Sudah Tak Ada Kegiatan, Sekolah Anak-Anak Perusak Makam di Mojo Solo Bakal Pindah Bulan Depan

Lurah Mojo, Margono, Rumah Kutab Milah Muhammad sekolah anak-anak perusak makam di Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo, bakal pindah bulan depan. Saat ini sudah tidak ada kegiatan sama sekali setelah kasus itu ditangani Polresta Solo.

Ia menjelaskan satu bulan lagi, sekolah para anak-anak itu pindah. Telah ada koordinasi di tingkat lingkungan sebelum kepindahan itu.

“Sudah tidak ada kegiatan sama sekali. Bulan depan pindahnya,” papar dia.

Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago