5 Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Dinkes Karanganyar Kampanye Tunda Kehamilan

Sejak awal pandemi hingga kini, ada sekitar 500 ibu hamil di Karanganyar terpapar Covid-19, lima di antaranya meninggal dunia.
SHARE
5 Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Dinkes Karanganyar Kampanye Tunda Kehamilan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi seorang ibu hamil yang akan menjalani proses persalinan (freepik)

Solopos.com, KARANGANYAR — Lima ibu hamil meninggal dalam kondisi terkonfirmasi positif Covid-19 selama pandemi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar mengimbau ibu-ibu untuk menunda kehamilan saat pandemi Covid-19.

Bahkan, Dinkes Karanganyar membuat tagar #SaveIbuMaternalPerinatal sebagai bentuk kampanye menekan angka kematian ibu hamil karena Covid-19.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Karanganyar, Purwati, menyampaikan data ada 500-an ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 selama pandemi. “Dari jumlah itu yang masih aktif terkonfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini 124 orang. Kasus kematian ibu hamil dalam kondisi terkonfirmasi positif Covid-19 ada lima orang. Itu data dari awal pandemi sampai saat ini,” kata Purwati saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (10/7/2021).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca Juga: 18 Pedagang Langgar Aturan PPKM di Kawasan Kuliner Colomadu, Ini Sanksinya

Berkaca dari kondisi tersebut, Dinkes Karanganyar mengimbau masyarakat menunda kehamilan selama pandemi Covid-19. Dinkes mempertimbangkan kondisi ibu hamil lebih rentan terpapar Covid-19.

Nek isa, selama pandemi ini ditunda sik [kehamilan] karena risiko sekali. Rentan sekali ibu hamil itu,” ujar dia.

Saat ditanya risiko apa yang bisa dialami ibu hamil selama pandemi, perempuan berkerudung itu menyampaikan ibu hamil rentan terhadap penyakit risiko kehamilan. “Selain Covid-19, ibu hamil juga harus waspada terhadap penyakit risiko kehamilan. Tidak murni Covid-19 saja, tapi ada yang dari risiko kehamilan. Makanya kalau bisa ditunda dulu [hamil] pada masa pandemi,” jelas dia.

Puskesmas Poned

Di sisi lain, Purwati juga menyampaikan Pemkab Karanganyar berupaya menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menunjang kelahiran selama pandemi Covid-19. Salah satunya menyiapkan puskesmas poned. Puskesmas tersebut memberikan pelayanan untuk menanggulangi kasus-kasus kegawatdaruratan obstetric neonatal.

Puskesmas yang disiapkan menjadi puskesmas poned yaitu Puskesmas Karanganyar, Kebakkramat I, Jumapolo, Colomadu II, Kerjo, dan Tawangmangu. “Persalinan ada yang kalau dia tidak ada gejala dan risiko di dalam kehamilan bisa dilakukan di puskesmas poned. Kalau yang berisiko, kami rujuk ke rumah sakit.”

Baca Juga: Terus Berbagi di Tengah Pandemi Ala Komunitas dan Pemdes di Karanganyar

Lantas apa yang membuat ibu-ibu lebih baik menunda kehamilan saat pandemi ini? Berikut beberapa alasannya:

1. Daya tahan tubuh pada saat hamil menurun

2. Ibu hamil sangat rentan terkena Covid-19

3. Ibu hamil lebih berisiko mengalami gejala berat dan memerlukan perawatan intensif

4. Covid-19 sangat berpengaruh terhadap keselamatan ibu dan janin selama kehamilan

Dinkes juga membagikan tips kepada masyarakat yang saat ini sedang mengandung. Ibu hamil wajib memperhatikan hal ini:

1. Jaga kesehatan dan asupan gizi

2. Olahraga teratur (sesuai ibu hamil)

3. Patuhi protokol kesehatan

4. Hindari kegiatan berkerumun

5. Periksa kehamilan ke fasilitas kesehatan dengan protokol kesehatan

6. Persalinan di fasilitas kesehatan oleh tenaga medis

7. Pasang alat kontrasepsi setelah melahirkan

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago