top ear
Ada hal-hal pribadi yang sebaiknya tidak perlu diceritakan kepada keluarga (ilustrasi/istimewa)
  • SOLOPOS.COM
    Ada hal-hal pribadi yang sebaiknya tidak perlu diceritakan kepada keluarga (ilustrasi/istimewa)

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Diceritakan kepada Keluarga, Ini Alasannya

Ada hal-hal pribadi yang sebaiknya tidak perlu diceritakan kepada keluarga
Diterbitkan Kamis, 8/10/2020 - 20:51 WIB
oleh Solopos.com/Ratih Nisa Intana
2 menit baca

Solopos.com, SOLO – Berbagi cerita dengan keluarga, bisa menjadi salah satu cara mengungkapkan perasaan ataupun keluh kesah. Saat bercerita dengan keluarga, tentunya mereka akan senang hati memberi nasihat dan solusi untuk seluruh masalah Anda.

Namun, ada beberapa hal pribadi yang sebaiknya tidak diceritakan ke keluarga.  Bila menceritakan hal pribadi secara detail, dikhawatirkan  bisa berakhir negatif. Penasaran, hal apa pribadi apa saja yang sebaiknya tidak diceritakan kepada keluarga beserta alasannya seperti dilansir Liputan6.com belum lama ini.

Bertekad Mengembangkan Usaha Ibu Dengan Bollen Pisang Enny's

Rencana masa depan

Berbagi tujuan hidup dengan orang yang dekat dengan kalian, dapat menipu otak untuk berpikir bahwa kalian telah mencapainya, meskipun pada kenyataannya kalian belum mencapainya. Hal ini menuntun kalian untuk mengurangi usaha pada rencana masa depan dan malah mempersulit kalian nantinya. Memberi tahu keluarga tentang rencana pasti kalian di masa depan sebenarnya tidak merugikan, tetapi lebih baik menghindari untuk menyebutkan setiap detail.

Masalah dalam hubungan Anda

Memberi tahu keluarga bahwa kalian memiliki beberapa masalah kecil biasanya tidak menjadi masalah. Namun, ketika kalian mencoba masuk ke detail masalah lebih dalam dan mengungkapkan semua hal negatif yang dipikirkan dan rasakan, hal itu akan menyebabkan beberapa masalah di kemudian hari.

Anggota keluarga tidak memiliki ikatan yang sama dengan pasangan kalian. Jadi, ketika kalian sudah memaafkan dan melupakan permasalahan tersebut, mereka mungkin masih menyimpan dendam terhadap pasanganmu. Selain itu, mereka mungkin juga mengkhawatirkanmu dan terus meragukan serta mencurigai pasangan Anda.

Bangkitkan Semangat Anak Saat Belajar Lewat Daring, Ikuti Tips Berikut

Pendapatan Anda

Jika kalian menghasilkan uang sendiri, cukup sebutkan jumlah rata-rata per tahun. Keluarga kalian tidak perlu tahu tentang setiap rupiah yang kalian hasilkan dan bagaimana perkembangannya. Selain itu, jika ada masalah keuangan atau peningkatan, sebaiknya jangan memberikan terlalu banyak detail. Topik tentang masalah keuangan, dapat membuat mereka khawatir dan menyebabkan mereka memberikan nasihat yang tidak perlu tentang cara mengelola keuangan, yang mungkin bisa menyebabkan perselisihan dan pertengkaran.

Rahasia diri dan orang lain

Bergosip mungkin tampak seperti aktivitas yang tidak berbahaya bagi kebanyakan orang, terutama dengan anggota keluarga dekat. Meskipun kalian sangat mempercayai mereka, selalu ada kemungkinan mereka akan memberikan beberapa informasi yang tidak perlu kepada orang lain. Hal ini juga bisa berdampak negatif pada diri anda dan mungkin merusak hubungan dengan teman-teman kalian yang lain ataupun anggota keluarga yang jauh.

Rencana memiliki momongan

Setiap orang tua memang sangat menginginkan cucu dan akan terus bertanya kapan kalian ingin memiliki momongan. Tapi ingat, kalian adalah orang yang pada akhirnya akan membuat pilihan pada saat yang tepat. Untuk menghindari kesalahpahaman atau bahkan argumen, lebih baik menghindari topik ini atau setidaknya memastikan mereka tidak mendapatkan akses terlalu banyak informasi tentang hal itu.


Editor : Profile Anik Sulistyawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini