5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.
SHARE
5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 
SOLOPOS.COM - Balai Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Karanganyar. (Google Map)

Solopos.com, KARANGANYAR — Lima desa di Kabupaten Karanganyar dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dalam Sosialisasi Sensus Penduduk (SP2022) lanjutan.

Kelima desa tersebut adalah Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono; Desa Sroyo, Kecamatan Jaten; Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat; Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso; dan Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan. Kelimanya diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Karanganyar tentang basis dan akurasi data.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada Rabu (18/5/2022), meminta para kepala desa di Desa Cantik dan desa lainnya agar selalu menyosialisasikan sensus penduduk melalui berbagai kesempatan dan saluran.

“Kami minta perangkat desa membantu menyosialisasikan SP2020 lanjutan di setiap pertemuan agar data selalu akurat. Sebab data akurat menjadi bagian penting untuk menindaklanjuti sensus penduduk,” ujarnya dalam acara SP2022 lanjutan di Ruang Podang I Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar.

Ia juga berharap berharap pelaksanaan sosialisasi SP2020 lanjutan dan Desa Cantik ini mampu memberikan data yang akurat sehingga tidak ada kekeliruan dalam sensus penduduk.

Baca Juga: Kecamatan dengan Kasus Perceraian Tertinggi di Karanganyar Adalah…

Ekspedisi Energi 2022

“Terima kasih Badan Pusat Statistik [BPS] Karanganyar yang telah terus mengambil inisiatif dan terus koordinasi agar sensus penduduk terus berlanjut,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPS Karanganyar, Dewi Trirahayuni, mengatakan kegiatan sensus penduduk bertujuan menyediakan data jumlah komposisi distribusi dan karakteristik masyarakat Indonesia menuju satu data Indonesia.

Sedangkan SP2020 lanjutan ini bertujuan memperoleh parameter demografi seperti kelahiran, kematian, dan migrasi. Data ini untuk penghitungan proyeksi penduduk serta informasi penting lainnya dalam rangka menghasilkan indikator Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kependudukan.

“Karena dua tahun pandemi Covid-19, maka SP2020 diberhentikan sementara. Alhamdulilah bisa terlaksana di tahun 2022 ini,” ujarnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago