Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

4 Kali Singgung Kasus Ferdy Sambo, Ternyata Ini Alasan Jokowi

Ternyata ini alasan Presiden Jokowi sampai empat kali menyinggung kasus Ferdy Sambo yang diduga melakukan pembunuhan rencana terhadap Brigadir J.
SHARE
4 Kali Singgung Kasus Ferdy Sambo, Ternyata Ini Alasan Jokowi
SOLOPOS.COM - Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kalimantan Barat meminta Kapolri mengusut tuntas kasus Brigadir J, Selasa (9/8/2022). (Youtube Sekretariat Presiden)

Solopos.com, SOLO — Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terhadap kasus mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang diduga melakukan pembunuhan rencana terhadap ajudannya sendiri, Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Bahkan, Jokowi sampai menyinggung kasus tersebut sebanyak empat kali. Dalam empat keterangan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Saat berbincang dengan Karni Ilyas dalam acara Wawancara Khusus Presiden Joko Widodo bersama Karni Ilyas, Jokowi pun menyebut memberi perhatian terhadap kasus ini karena masyarakat memperhatikan.

“Karena peristiwa ini menjadi perhatian publik yang amat sangat, masyarakat memperhatikan. Sejak awal usut tuntas, jangan ada yang ditutupi buka apa adanya. Publik ingin melihat Polri bisa menyelesaikan masalah ini atau tidak. Alhamdulillah selesai,” ungkap Jokowi dalam acara yang tayang di TV One, Rabu, 17 Agustus 2022 malam.

Baca Juga: Hukum Tidak Menikah dalam Islam, Haramkah?

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menilai masyarakat ingin melihat ketegasan Polri terhadap kasus yang menyeret nama Ferdy Sambo.

“Ya ketegasan Polri kalau memang terlibat pengadilan terbukti ya itulah apa adanya. Kita sampaikan tidak ada yang ditutup-tutupi,” imbuh dia.

Baca Juga: 3 Alasan Diadakannya Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus

Diberitakan sebelumnya, Jokowi tercatat empat kali menyinggung kasus pembunuhan Brigadir J. Dia meminta Kapolri mengusut tuntas dan mengungkap kebenaran kasus kematian Brigadir J.

Kapolri diminta tidak takut mengungkap kasus itu siapapun yang bersalah karena Presiden Jokowi berada di belakangnya.

Baca Juga: Berbaju Adat Bangka Belitung, Ini Potret Jokowi di Sidang Tahunan MPR

“Sejak awal saya sampaikan, usut tuntas! Jangan ragu-ragu, jangan ada yang ditutup-tutupi. Ungkap kebenaran apa adanya, sehingga jangan sampai menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Polri, citra Polri harus kita jaga,” tegas Jokowi singkat, di sela-sela kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, seperti dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (9/8/2022).

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode