top ear
Penampilan baru Ketua DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), Senin (10/8/2020). (Solopos/Rudi Hartono)
  • SOLOPOS.COM
    Penampilan baru Ketua DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), Senin (10/8/2020). (Solopos/Rudi Hartono)

4 Hari Tanpa Kasus Baru Covid-19, Wonogiri Kembali ke Zona Hijau?

Kasus Covid-19 di Wonogiri mulai melandai, ditandai tidak ada kasus baru dalam empat hari terakhir.
Diterbitkan Kamis, 13/08/2020 - 15:19 WIB
oleh Solopos.com/Aris Munandar
2 menit baca

Solopos.com,WONOGIRI -- Kasus Covid-19 di Wonogiri mulai melandai, ditandai tidak ada kasus baru dalam empat hari terakhir.

Meski melandai, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), mengajak masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 saat beraktivitas.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, dalam waktu empat hari terakhir, Senin (10/8/2020) hingga Kamis (13/8/2020), tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru di Wonogiri.

Berawal Tanya Alamat, Begini Kronologi Penganiayaan Guru Ngaji di Gonilan Sukoharjo

Dengan fakta ini apakah Wonogiri sudah kembali ke zona hijau? Bupati Jekek mengatakan sejauh ini Wonogiri masih termasuk kawasan zona kuning persebaran kasus Covid-19.

Untuk itu, penting bagi masyarakat Wonogiri agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jika masyarakat disiplin, Jekek yakin Kabupaten Sukses ini bisa kembali ke zona hijau.

"Dengan berbagai upaya yang kami lakukan dan ketaatan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, kami berharap Wonogiri masuk zona hijau kembali. Saat ini kan masih zona kuning," kata Jekek kepada wartawan di teras Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (12/8/2020).

Keren! 4 Siswa SD Klaten Bikin Robot yang Bisa Ikut Upacara Bendera

Wonogiri Pernah Zona Hijau

Berdasarkan catatan Solopos.com, Wonogiri pernah masuk zona hijau pada akhir Juni 2020 hingga awal Juli 2020. Status zona hijau ditandai tidak ada kasus baru Covid-19 selama sepekan lebih.

Jekek menambahkan melandainya kasus Covid-19 di Wonogiri karena dua klaster yang menyebabkan lonjakan kasus, yakni klaster Sempon dan tenaga kesehatan (nakes), telah terputus mata rantainya. "Saat ini kami fokus pada klaster perjalanan. Kita antisipasi betul," kata dia

Sementara itu, hingga Rabu, masih ada 48 spesimen tes swab yang dikirim Satgas Wonogiri ke laboratorium. Semuanya dari klaster perjalanan.

22 Tenaga Medis Gugur Karena Covid-19 Dianugerahi Bintang Jasa

Dengan mengacu pada statistik epidemiologi, Pemkab akan segera menentukan kebijakan baru. Pada Rabu, seluruh pimpinan tingkat kecamatan dipertemukan untuk membahas berbagai kebijakan terkait izin keramaian, kegiatan keolahragaan, pendidikan dan lain-lain.

"Akan kami tampung dulu masukan dan usulan dari forkompincam. Nanti akan segera kami putuskan kebijakannya. Namun, hal yang paling utama yakni fokus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Covid-19," kata Jekek.

Sejauh ini kasus Covid-19 di Wonogiri tercatat 157 kasus, dengan 148 di antaranya sembuh. Wonogiri tinggal menyisakan dua orang yang dirawat di rumah sakit dan dua orang yang menjalani karantina mandiri.


Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini