[ X ] CLOSE

4 Bahan Kimia Ini Harus Dicoret dari Produk Kecantikan

Ada sejumlah bahan kimia di produk kecantikan yang bisa berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh.
4 Bahan Kimia Ini Harus Dicoret dari Produk Kecantikan
SOLOPOS.COM - Waspadai bahan kimia di produk kecantikan. (Ilustrasi/Freepik)

Solopos.com, SOLO-Ada sejumlah bahan kimia beracun yang harus dicoret dari produk kecantikan harian kita. Meski tampak aman dan memiliki manfaat, paparan berulang dari bahan-bahan ini dari waktu ke waktu dapat memicu masalah kesehatan.

Bahkan, banyak penelitian telah mengidentifikasi bahan kimia dalam produk sehari-hari mulai dari kecantikan hingga pembungkus makanan. Agar kita tidak terpapar zat berbahaya ini, sebaiknya kenalilah dengan baik, bila perlu baca kandungan bahan bakunya.

Berikut adalah empat bahan kimia yang bisa mendatangkan efek buruk bagi kesehatan di produk kecantikan kita seperti melansir Insider dan Bisnis.com, Rabu (20/10/2021).

1. Phthalates

Phthalates adalah senyawa atau zat kimia yang digunakan untuk memberikan fleksibilitas dan daya tahan pada polimer. Senyawa buatan manusia ini sangat umum dijumpai, dan dapat Anda temukan pada ribuan produk konsumen termasuk sampo, makeup, parfum dan beberapa kemasan makanan. Menurut FDA, Diethylphthalate adalah phthalate yang paling umum digunakan dalam kosmetik.

Baca Juga:  Kenali Tanda Hormon Tiroid Bermasalah dan Tidak Seimbang

Anda juga dapat melihat dimetil ftalat dan dibutil ftalat pada label bahan, dua turunan yang jarang digunakan yang ditemukan dalam cat kuku. Paparan ftalat telah dikaitkan dengan sejumlah kondisi yang mengancam jiwa, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Bahan kimia juga diketahui mengganggu fungsi hormon, yang dapat mengganggu sistem reproduksi dan kekebalan tubuh, serta perkembangan otak prenatal.

2. BPA

Bisphenol A, atau disingkat BPA, adalah plasticizer umum lainnya yang mirip dengan phthalate. Keduanya membuat plastik lebih mudah ditekuk dan tahan lama. FDA melarang penggunaan BPA dalam botol bayi dan kemasan susu formula pada tahun 2012, tetapi telah berdiri dengan klaim bahwa senyawa tersebut aman dalam makanan pada tingkat saat ini. Namun, setidaknya 40 penelitian telah menemukan efek samping yang disebabkan oleh dosis BPA di bawah standar FDA. BPA telah dikaitkan dengan obesitas, keguguran berulang, sindrom ovarium polikistik, hiperplasia endometrium, dan peningkatan risiko kanker payudara. Paparan BPA dalam kandungan atau anak usia dini juga dapat mempengaruhi perkembangan kelenjar prostat dan otak.

Baca Juga: Dokter Tirta Ungkap Setidaknya Ada 4 Oknum Bantu Rachel Vennya Lolos

3. PFAS

Senyawa alkil per dan polifluorinasi (PFAS) adalah sekelompok bahan kimia buatan manusia yang digunakan untuk membuat berbagai macam produk sehari-hari, mulai dari kemasan makanan hingga pakaian. Mereka terkenal lambat terurai. Mereka dapat berlama-lama di lingkungan dan tubuh manusia selama bertahun-tahun, menyebabkan masalah kesehatan termasuk kanker, ketidakseimbangan hormon, dan masalah kesuburan.

4. Paraben

Paraben adalah sekelompok bahan kimia yang sering digunakan sebagai pengawet untuk produk makeup dan perawatan kulit. Bahan kimia ini dapat mencegah jamur dan bakteri tumbuh di produk, memperpanjang umur simpannya. FDA mengatakan paraben aman untuk digunakan dalam produk kosmetik, setidaknya dalam jumlah yang sangat kecil yang biasanya digunakan. Tetapi penelitian menunjukkan bahkan sejumlah kecil paraben dapat melewati kulit dan masuk ke dalam tubuh, dan itu dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Baca Juga:  Kenali Efek Aborsi Seperti Dilakukan Mantan Pacar Aktor Kim Seon Ho

Methylparaben, propylparaben, dan butylparaben adalah tiga bahan paraben yang paling umum untuk diwaspadai. Banyak merek telah bergeser untuk menawarkan produk berlabel bebas paraben, tetapi itu mungkin berarti mereka menggunakan pengawet lain.

 



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago