4.000 Guru di Salatiga Bakal Disuntik Vaksin Covid-19, Semangat!

Meski vaksinasi massal, tapi sasaran vaksinasi sudah dijadwalkan berdasarkan data yang diterima DKK Salatiga
4.000 Guru di Salatiga Bakal Disuntik Vaksin Covid-19, Semangat!
SOLOPOS.COM - Vaksin Sinovac. (ugm.ac)

Solopos.com, SALATIGA -- Tenaga pendidik di Salatiga bakal mendapatkan vaksin Covid-19 di Gedung Dinas Perkebunan Kota Salatiga, Rabu-Jumat (2-4/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, menyebut ada sekitar 6.000 orang yang menjadi sasaran vaksinasi massal. Ke-6.000 orang itu terdiri dari 4.000 tenaga pendidik atau guru dan 2.000 pelayan publik.

“Untuk pelayan publik itu bisa dari unsur pegawai perbankan, dinas [pemerintah], pedagang, pemuka agama. Juga dosen, pegawai hotel, pelaku UMKM, dan lain-lain,” ujar Zuraidah mengenai pemberian vaksin Covid-19 melalui rekaman video yang diunggah di Facebook Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Roy Marten Mengenang Jalan Di Salatiga Dulu Bisa Buat Tiduran

Zuraidah menambahkan meski vaksinasi massal, tapi sasaran vaksinasi sudah dijadwalkan berdasarkan data yang diterima DKK Salatiga. Dengan kata lain, penerima vaksin Covid-19 di Salatiga sudah ditentukan berdasarkan data dan mendapat undangan.

Zuraidah pun berharap calon penerima vaksin Covid-19 yang sudah menerima undangan tertib. Yakni memenuhi undangan berdasarkan jam, hari, dan tanggal yang sudah ditentukan.

“Agar pelaksanaan vaksinasi massal tertib, yang dapat undangan harus sesuai dengan yang telah dijadwalkan. Jangan lupa, bawa fotokopi KTP 2 lembar saat datang ke tempat vaksin. Selain jaga kondisi tubuh saat akan divaksin. Jangan tidur malam serta sarapan dulu. Nanti penyuntikan vaksin di lengan kiri atas,” ujar Zuraidah terkait pemberian vaksin Covid-19 di Salatiga.

Baca juga: Alhamdulillah! Ganjar Pastikan Nakes RSUD Cilacap Tak Terpapar Varian Covid-19 India

Prioritas Guru

Zuraidah menambahkan 6.000 dosis vaksin yang akan diberikan saat kegiatan vaksinasi massal di Salatiga itu merupakan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Sebelumnya, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengaku Pemkot Salatiga memang tengah memprioritaskan vaksinasi bagi para guru. Hal itu dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang rencana digelar 12 Juli nanti.

Baca juga: Hasil Tes Antigen Keliru, Penumpang di Bandara SMB II Mengamuk

Yuliyanto menyebut hingga kini sudah ada sekitar 425 guru di Salatiga yang disuntik vaksin Covid-19, atau 10% dari total jumlah guru di wilayah tersebut.

“Total data kami itu ada sekitar 4.000 guru di Salatiga. Tapi, yang sudah divaksin baru 425 orang. Mereka divaksin saat uji coba PTM beberapa waktu lalu,” ujar Yuliyanto di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago