3 Kuliner Unik Khas Pati, Ada Cerita Menarik di Baliknya Hlo

Sebagai kawasan yang berada di daerah pesisir pantau utara pulau Jawa, Kabupaten Pati memiliki sajian-sajian kuliner yang tidak hanya unik dari konsep dan rasa, namun juga kisah yang menarik.
SHARE
3 Kuliner Unik Khas Pati, Ada Cerita Menarik di Baliknya Hlo
SOLOPOS.COM - Petis Kambing Runting (Instagram/@wiwikonewanta)

Solopos.com, PATI — Berbicara mengenai kuliner, setiap daerah di Indonesia memiliki kreasi masakan masing-masing yang timbul dari sebuah cerita dan ketersediaan sumber daya alam yang ada di suatu daerah. Sebagai kawasan yang berada di daerah pesisir pantai utara pulau Jawa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memiliki sajian-sajian kuliner yang tidak hanya unik dari konsep dan rasa, namun juga kisah yang menarik.

Berikut ini tiga kuliner unik khas Kabupaten Pati dengan kisah menarik di baliknya:

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kelo Mrico

Sebagai kawasan yang dekat dengan pantai, Kabupaten Pati dikenal dengan masyarakatnya yang bekerja sebagai nelayan atau pencari ikan. Oleh karena itu Kabupaten Pati dikenal dengan hasil laut ikannya yang melimpah.

Baca Juga: Inilah Kecap Legendaris Pati yang Bercitarasa Tinggi

Dari hasil laut inilah timbul makanan khas Kabupaten Pati berbahan dasar ikan. Kelo Mrico, bisa juga disebut sebagai sup ikan khas Pati ini dikenal dengan rasa merica yang kuat karena sesuai dengan namanya yang ada kata mrico, yang merupakan kata Bahasa Jawa untuk merica.

Mengutip dari Jatengprov.go.id, selain rasa mericanya yang kuat, Kelo Mrico ini juga dibuat dengan bumbu kuningnya yang kuat. Bumbu kuning ini berasal dari rempah-rempah supaya bau amis pada ikan bisa hilang. Spesialnya dari sup ini dibanding dengan sup lain ada pada penambahan merica yang banyak sehingga membuat kelo mrico ini semakin sedap, wangi dan pedas. Hidangan ini sangat pas untuk santapan makan siang.

Ekspedisi Energi 2022

Bahan Kelo Mrico ini di antaranya ada merica, ikan dukang segar atau bisa ikan jenis lainnya, seperti pindang, kakap, atau bandeng, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, ketumbar, kunir, kemiri, dan garam. Bumbu-bumbu ini kemudian dihaluskan menggunakan cobek hingga lembut.

Baca Juga: Ini Rahasia Tempe Gandul Pati yang Renyah Seperti Keripik

Untuk ikannya dimasak dalam panci dengan air secukupnya hingga mendidih. Ikan tentunya sudah dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian masukan bumbu halus dan diberiĀ  rasa hingga masak. Rasanya sangat segar dan pedas serta gurih yang berasal dari ikan yang masih segar.

Petis Kambing Runting

Selain rujak cingur dari Jawa Timur yang menggunakan petis, sajian khas Kabupaten Pati ini juga dibuat menggunakan petis, yakni Petis Kambing Runting. Petis sendiri terbuat dariolahan makanan berkuah yang berbahan dasar ikan atau udang kemudian dipanaskan hingga menjadi kental seperti saus pekat dan ditambah dengan gula merah sehingga teksturnya seperti pasta.

Keunikan sajian ini adalah ide pembuatannya yang muncul karena saat perayan lebaran kurban atau Hari Raya Iduladha di Desa Runting, salah satu desa di Kabupaten Pati, kelebihan stok daging kurban hingga akhirnya ada ide untuk mengolah sajian daging ini dengan menggunakan petis tersebut. Jika dilihat sekilas, Petis Kambing Runting ini mirip dengan gulai kambing namun warnanya lebih gelap.

Baca Juga: Ganjar Ikut Mborong Belanjaan di Pasar Puri Baru Pati

Segarnya petis kambing ini tergolong murah, hanya Rp15.000 per porsi. Maka tak heran jika para pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, hingga para pejabat.

Soto Kemiri

Soto Kemiri merupakan makanan yang memiliki kisah legenda di baliknya. Dikutip dari Patikab.go.id, konon pada zaman dulu banyak warga yang tidak sanggup membeli ayam atau daging sebagai bahan dasar pembuatan soto, maka masyarakat menggunakan bumbu kemiri sebagai pengganti rasanya.

Memang sajian soto ini sangat minimalis yakni semangkuk nasi diisi dengan kecambah atau tauge, seledri, bawang goreng dan sedikit suwiran ayam. Mangkuk kemudian disiram dengan kuah soto santan encer dengan bumbu kemiri dan berwarna kuning kunyit. Namun meskipun minimalis, kelezatannya tidak diragukan karena aroma rempahnya sangat kentara.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago