Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

3.800 Sapi di 6 Kecamatan di Sragen Bakal Divaksin PMK Akhir Pekan Ini

Sebanyak 3.800 ekor sapi di eks Kawedanan Gemolong, Sragen, akan divaksin PMK pada akhir pekan ini. Vaksinasi ini akan melibatkan mahasiswa UGM dan 43 mantri hewan.
SHARE
3.800 Sapi di 6 Kecamatan di Sragen Bakal Divaksin PMK Akhir Pekan Ini
SOLOPOS.COM - Dua dokter hewan melakukan swab oropharyngeal dan swab nasal pada sapi milik warga di wilayah Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh, Sragen, Kamis (19/5/2022). (Istimewa/Disnakan Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Permintaan Dinas Pertanakan dan Perikanan (Disnakkan) Sragen untuk mendapatkan 3.800 dosis vaksin penyakit mulut kuku (PMK) dipenuhi pemerintah pusat. Vaksin itu akan diberikan ke 3.800 ekor sapi di 38 desa di enam kecamatan di Sragen.

Vaksinasi PMK akan dilakukan akhir pekan ini dengan melibatkan 43 mantri hewan. Sebelum pelaksanaan vaksinasi, para mantri hewan ini diberi pembekalan dengan menghadirkan pakar veteriner dari Pemprov Jateng.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Pembekalan itu digelar di aula Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sragen, Rabu (29/6/2022). Selain para mantri, Disnakkan juga akan melibatkan mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kepala Disnakkan Sragen, Rina Wijaya, mengatakan vaksinasi PMK akan dilaksanakan 2-3 Juli 2022 di 38 desa di eks Kawedanan Gemolong. Pembekalan atau bimbingan teknis hari ini untuk penyegaran para mantri hewan di Sragen yang akan dilibatkan dalam vaksinasi.

Baca Juga: PMK Merajalela, Belasan Peternak Sapi di Karanganyar Malah Tolak Vaksin

“Kami akhirnya mendapatkan vaksin 3.800 dosis sesuai dengan permintaan. Sasarannya per desa ada 100 ekor sehingga total ada 3.800 ekor. Semua sasaran kemungkinan sapi. Dalam pelaksanaan vaksinasi nanti Disnakan kerjasama dengab TNI, Polri, dan PPL. Jadi satu desa itu ada petugas yang terdiri atas Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPL, dan dua orang mantri hewan,” ujarnya.

Rina menjelaskan vaksinasi hanya diberikan untuk ternak yang sehat, belum pernah sakit, dan bukan hewan kurban. Vaksinasi diklaim aman untuk sapi bunting, pedet atau sapi anakan umur dua pekan.

Bila ada satu hewan terpapar dalam satu kandang, maka ternak di kandang yang sama tidak jadi sasaran vaksin. “Sebelumnya, para kades sudah mendata hewan ternak sesuai kriteri hewan sehat,” ujarnya.

Baca Juga: Perdana! 101 Ekor Sapi Ternak di Karanganyar Disuntik Vaksin PMK

Kabid Kesehatan Hewan Disnakan Sragen, Toto Sukarno, menambahkan, 38 desa itu menyebar di enam kecamatan di eks Kawedanan Gemolong. Yakni Gemolong (7 desa), Tanon (6 desa), Kalijambe (8 desa), Miri (4 desa), Sumberlawang (7 desa), dan Plupuh (6 desa). Dosis vaksin yang diberikan untuk sapi dewasa 2 cc. Untuk sapi anakan , kambing, domba, dan babi hanya 1 cc.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode