[x] close
29 Warga Sragen Positif Corona, 1 Orang Meninggal Dunia
Solopos.com|soloraya

29 Warga Sragen Positif Corona, 1 Orang Meninggal Dunia

Jumlah warga Sragen yang terkonfirmasi positif corona bertambah 29 orang per Jumat (14/5/2021) dan di hari yang sama satu warga meninggal dengan status terkonfirmasi positif corona.

Solopos.com, SRAGEN -- Jumlah warga Sragen yang terkonfirmasi positif corona bertambah 29 orang per Jumat (14/5/2021). Di hari yang sama, ada satu warga Sragen meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif corona.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Sabtu (15/5/2021), tambahan 29 orang itu membuat jumlah warga Sragen yang terkonfirmasi positif corona menjadi 6.951 orang.

Sebanyak 334 warga menjalani isolasi mandiri dan sebagian dirawat di rumah sakit. Sementara 6.249 orang sembuh dari corona. Jumlah warga yang sembuh dari corona pada Jumat mencapai 43 orang.

Baca Juga : Sejumlah Warga Terjangkit Covid-19, Satu RT di Sumber, Solo, Dikarantina

Sedangkan jumlah total warga yang meninggal dunia dengan status positif corona mencapai 368 orang. Sementara 528 warga yang menjadi kontak erat dengan warga lain yang terkonfirmasi positif corona.

Sedangkan jumlah suspek corona mencapai 750 orang. Sebanyak 23 di antaranya dirawat di rumah sakit, 627 orang dinyatakan sembuh dan 100 orang suspek corona meninggal dunia.

DKK juga mencatat terdapat 3.765 pelaku perjalanan atau pemudik yang baru tiba di Sragen. Jumlah pemudik paling banyak berasal dari Kecamatan Sambirejo dengan 788 orang, disusul Kecamatan Tanon dengan 454 orang.

Sedangkan Kecamatan Sidoharjo dengan 365 orang, Kecamatan Plupuh dengan 312 orang, Kecamatan Masaran dengan 279 orang, Kecamatan Gemolong dengan 242 orang dan lain-lain.

Operasi Prokes

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Sragen, Tatag Prabawanto, meminta masyarakat tak meremehkan protokol kesehatan selama liburan Lebaran 2021. Tatag mengajak seluruh masyarakat Sragen untuk sadar protokol kesehatan karena sudah banyak klaster Covid-19 di Sragen. Jumlah kematian pasien Covid-19 mencapai 2-3 orang per hari.

Tatag yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen menjelaskan selama libur Lebaran, ada petugas Satpol PP Sragen yang bekerja memantau dan operasi atas pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.

Mereka memastikan protokol kesehatan jalan dengan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Baca Juga : Linmas Pariwisata Solo Bantu Awasi Prokes Wisatawan

“Selama libur Lebaran masih banyak tempat-tempat yang buka  seperti pasar, minimarket, dan pusat perbelanjaan lainnya tetapi wajib protokol kesehatan. Tempat-tempat itu berpotensi menjadi tempat kerumunan. Termasuk tempat wisata yang buka tetap jaga protokol kesehatan. Kebetulan tempat wisata dari Pemkab Sragen masih tutup,” ujarnya.

 


Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago