29 Motor yang Disita Polisi Karanganyar Bisa Diambil, Ini Syaratnya!

Ada 29 sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasinya seperti tidak menggunakan spion, plat nomor dan menggunakan knalpot brong yang diamankan.
29 Motor yang Disita Polisi Karanganyar Bisa Diambil, Ini Syaratnya!
SOLOPOS.COM - Polisi menindak pengguna sepeda motor dengan knalpot tidak standar di tepi Jl. Raya Sukowati Sragen, Sabtu (11/9/2021) malam. (Istimewa/Polres Sragen)

Solopos.com, KARANGANYAR — Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengungkapkan Operasi Patuh Candi 2021 digelar dengan mengedepankan sisi humanisme dan pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19.

Namun situasi berubah menjadi operasi penindakan apabila petugas menemukan pelanggaran berat terhadap kepatuhan berlalu lintas.

Seperti penindakan terhadap pengendara sepeda motor yang sengaja menggeber kendaraannya dengan menggunakan knalpot brong di Jalan Lawu pada Sabtu (25/9/2021) malam.

Baca Juga: Satlantas Polres Karanganyar Beri Dispensasi Perpanjangan SIM

Ada 29 sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasinya seperti tidak menggunakan spion, plat nomor dan menggunakan knalpot brong yang diamankan.

”Operasi ini tidak ada penilangan. Kami melakukan pembinaan kepada yang melanggar. Kami metodenya memberikan surat teguran. Tapi kendaraan yang melanggar tetap kami amankan [sita],” ungkapnya.

Baca Juga : Operasi Polisi di Karanganyar, Kerumunan Dibubarkan & Motor Brong Disita

AKP Sarwoko mengatakan pemilik kendaraan yang kedapatan memakai knalpot brong dipanggil orang tuanya. Mereka kemudian disanksi teguran serta moral untuk memberi efek jera.

”Kalau mau mengambil kendaraan, nanti harus didampingi oleh wali atau orang tua mereka. Kemudian untuk knalpot standarnya harus dipasang bersama kelengkapan lainnya. Agar ada efek jeranya,” katanya.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago