[x] close
21 Korban Keracunan Massal di Tukringin Karangpandan Masih Dirawat di RSUD Karanganyar
Solopos.com|soloraya

21 Korban Keracunan Massal di Tukringin Karangpandan Masih Dirawat di RSUD Karanganyar

Sebanyak 21 korban keracunan di Dukuh Tungkirin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR – Sebanyak 21 korban keracunan massal di Dusun Tukringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karanganyar. Sebelumnya ada 25 orang yang menjalani perawatan di sana.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik Keperawatan RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan, mengatakan tiga di antara 25 korban itu sudah diizinkan pulang, sementara satu lainnya meninggal dunia.

“Dari Minggu malam itu berdatangan warga diduga mengalami keracunan. Sampai Senin pagi ini ada 25 orang. Terakhir itu Senin pukul 07.25 WIB itu tiga orang. Mereka seorang ibu dan dua orang anak. Masuk lewat IGD semua. Lalu rawat jalan, kami berikan obat itu ada tiga orang. Masih 21 orang di IGD. Kami stabilisasi dengan memberikan cairan dan obat,” tutur dia kepada Solopos.com, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Bikin Keracunan Puluhan Warga Tukringin Karanganyar, Sampel Takjil Diperiksa

Korban meninggal tersebut adalah Sudarmi, 71. Sudarmi meninggal setelah menjalani perawatan intensif hingga Senin dini hari.

“Memang ada satu kondisinya sudah sangat berat karena kesadarannya menurun. Pasien sudah tidak sadar. GCS [Glasgow Coma Scale] atau skala untuk mengukur tingkat kesadaran] enam. Kami tangani, tetapi tidak tertolong sehingga meninggal dunia,” kata Kris.

Baca juga: Innalillahi! 1 Korban Keracunan Takjil di Tukringin Karangpandan Meninggal

Kris menyampaikan jenazah langsung diserahkan kepada keluarga. Di sisi lain, informasi yang dihimpun Solopos.com, Polres Karanganyar melakukan autopsi terhadap jenazah Sudarmi. Kapolres membenarkan informasi tersebut. Proses autopsi dilaksanakan di Rumah Sakit Daerah Moewardi (RSDM) Kota Solo pada Senin.

“Betul kami autopsi. Itu kami lakukan untuk mengetahui penyebab meninggal karena apa. Dugaan awal warga keracunan dan kami sudah mengecek lokasi. Ada yang dirawat di Puskesmas Karangpandan dan RSUD Karanganyar. Satu orang meninggal itu,” ungkap dia.

Kapolres berharap hasil autopsi dapat segera keluar sehingga bisa ditindaklanjuti. Informasi yang dihimpun Solopos.com, jenazah korban sudah dimakamkan di tempat permakaman setempat pada Senin siang seusai autopsi.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago